Skip to main content

Wali Kota Bengkulu Jemput Dukungan Pusat, Jembatan Terusan Diusulkan Dibangun Permanen

Wali Kota Bengkulu Jemput Dukungan Pusat, Jembatan Terusan Diusulkan Dibangun Permanen

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Pemerintah Kota Bengkulu terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur yang dinilai mendesak demi menunjang keselamatan dan aktivitas masyarakat. Salah satu langkah konkret dilakukan Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, dengan menemui Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, untuk membahas sejumlah program prioritas pembangunan di Kota Bengkulu.

Dalam pertemuan strategis tersebut, Dedy secara khusus menyampaikan usulan bantuan pendanaan dari pemerintah pusat untuk pembangunan ulang Jembatan Terusan yang berada di kawasan dekat Pelindo. Infrastruktur tersebut dinilai sangat vital karena menjadi akses utama masyarakat menuju pusat aktivitas ekonomi maupun pendidikan.

Di hadapan Menteri PPN, Dedy menjelaskan bahwa kondisi jembatan saat ini sudah mengkhawatirkan. Struktur bagian atas memang masih berdiri karena sebelumnya pernah dibangun melalui bantuan BNPB, namun kondisi penyangga jembatan mengalami kerusakan cukup parah akibat erosi yang terus terjadi.

Menurutnya, jika tidak segera dilakukan pembangunan permanen, maka dikhawatirkan akses masyarakat akan terganggu dan membahayakan keselamatan pengguna jembatan. Terlebih, jembatan tersebut setiap hari dilalui warga untuk berbagai keperluan penting.

“Jembatan ini sangat vital karena menjadi jalur utama masyarakat. Anak-anak sekolah melintas di sana, begitu juga aktivitas ekonomi warga. Saat ini masyarakat masih mengandalkan jembatan darurat,” ujar Dedy saat menyampaikan paparannya kepada Menteri PPN.

Ia menambahkan, sedikitnya sekitar 1.000 warga bergantung pada keberadaan jembatan tersebut. Karena itu, pemerintah daerah berharap pembangunan permanen bisa segera direalisasikan agar aktivitas masyarakat tidak terganggu dalam jangka panjang.

Dedy juga mengungkapkan bahwa kebutuhan anggaran untuk membangun kembali Jembatan Terusan secara permanen diperkirakan mencapai Rp86 miliar. Nilai tersebut dinilai cukup besar jika hanya mengandalkan kemampuan anggaran daerah, baik melalui APBD Kota Bengkulu maupun APBD Provinsi Bengkulu.

Di tengah kondisi fiskal daerah yang sedang mengalami tekanan akibat penyesuaian dan pemotongan anggaran, Pemkot Bengkulu mengaku cukup kesulitan apabila proyek tersebut harus ditanggung sendiri tanpa dukungan pemerintah pusat.

“Kalau hanya mengandalkan APBD daerah tentu sangat berat. Saat ini kondisi anggaran juga sedang mengalami penyesuaian, sehingga kami berharap ada dukungan dari pemerintah pusat melalui Bappenas,” katanya.

Selain menyampaikan persoalan jembatan, pertemuan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Bengkulu dalam membangun komunikasi intensif dengan pemerintah pusat terkait percepatan pembangunan infrastruktur daerah. Dedy berharap sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dapat mempercepat realisasi berbagai proyek strategis yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Keberadaan Jembatan Terusan sendiri dinilai memiliki peranan penting dalam mendukung konektivitas kawasan sekitar Pelindo. Selain menjadi akses penghubung warga, jalur tersebut juga menopang distribusi barang dan aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.

Apabila pembangunan permanen dapat direalisasikan, maka diharapkan mobilitas masyarakat akan menjadi lebih aman dan lancar. Pemerintah Kota Bengkulu juga optimistis pembangunan infrastruktur tersebut akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi kawasan sekitar.

Sementara itu, usulan yang disampaikan Pemkot Bengkulu akan menjadi bahan pembahasan lebih lanjut di tingkat kementerian. Pemerintah daerah berharap proyek pembangunan Jembatan Terusan dapat masuk dalam prioritas pembangunan nasional sehingga penganggarannya dapat segera direalisasikan.

Melalui langkah jemput bola ke pemerintah pusat ini, Pemkot Bengkulu menunjukkan keseriusannya dalam memperjuangkan kebutuhan masyarakat, khususnya terkait infrastruktur dasar yang menyangkut keselamatan dan aktivitas sehari-hari warga.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra