Skip to main content

Wali Kota Bengkulu Jenguk Pasien di RSHD, Tegaskan Pelayanan Kesehatan Harus Mengutamakan Nilai Kemanusiaan

Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi didampingi Direktur Utama RSHD dr. Lista Cherlyviera saat mengunjungi dan memberikan dukungan kepada pasien yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Harapan dan Doa (RSHD) Kota Bengkulu, Rabu (29/7/2026). Kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari pemantauan kesiapan rumah sakit dalam menghadapi proses akreditasi guna mempertahankan standar pelayanan kesehatan terbaik.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Komitmen Pemerintah Kota Bengkulu dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang berorientasi pada kemanusiaan kembali ditunjukkan oleh Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi. Pada Rabu (29/7/2026), Dedy menyempatkan diri mengunjungi Rumah Sakit Harapan dan Doa (RSHD) Kota Bengkulu untuk menjenguk sejumlah pasien yang tengah menjalani perawatan.

Kunjungan tersebut berlangsung penuh kehangatan. Didampingi Direktur Utama RSHD, dr. Lista Cherlyviera, Wali Kota menyapa satu per satu pasien yang dirawat di ruang perawatan. Selain menyerahkan bingkisan sebagai bentuk kepedulian, ia juga memberikan semangat dan doa agar para pasien segera pulih dari penyakit yang diderita.

Menurut Dedy, menjenguk orang sakit merupakan kebiasaan yang selalu ia upayakan untuk dipertahankan. Selain sebagai bentuk empati terhadap masyarakat, kegiatan tersebut juga memiliki nilai spiritual yang diyakininya membawa keberkahan.

"Menjenguk orang sakit sudah menjadi kebiasaan yang saya lakukan. Selain memberikan semangat kepada pasien, saya percaya doa dari orang yang sedang sakit memiliki keutamaan tersendiri," ujar Dedy Wahyudi.

Pastikan RSHD Siap Hadapi Proses Akreditasi

Selain memberikan dukungan moril kepada pasien, kunjungan Wali Kota juga dimanfaatkan untuk melihat secara langsung kesiapan Rumah Sakit Harapan dan Doa yang saat ini sedang menjalani proses akreditasi rumah sakit.

Dedy menegaskan, akreditasi menjadi salah satu indikator penting dalam menjaga mutu pelayanan kesehatan. Ia berharap RSHD mampu mempertahankan predikat akreditasi paripurna yang sebelumnya telah diraih.

Menurutnya, proses penilaian kali ini jauh lebih ketat sehingga seluruh jajaran rumah sakit harus bekerja maksimal agar standar pelayanan tetap terjaga.

"Kita ingin memastikan seluruh persiapan berjalan baik. RSHD adalah rumah sakit kebanggaan masyarakat Kota Bengkulu. Karena itu, predikat akreditasi yang telah diraih harus bisa dipertahankan melalui peningkatan kualitas pelayanan secara berkelanjutan," katanya.

Pemkot Siapkan Dukungan Anggaran

Dedy mengungkapkan, Pemerintah Kota Bengkulu tidak ingin menganggap remeh proses akreditasi. Berkaca dari sejumlah rumah sakit di daerah lain yang mengalami penurunan status akreditasi akibat kurangnya kesiapan, Pemkot akan memberikan dukungan penuh agar hal serupa tidak terjadi di RSHD.

Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah dengan menyiapkan alokasi anggaran pada pembahasan anggaran mendatang untuk memenuhi berbagai kebutuhan rumah sakit, baik dari sisi sarana, prasarana maupun peningkatan kualitas pelayanan.

Ia menilai investasi pada sektor kesehatan merupakan langkah penting karena berhubungan langsung dengan keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.

Rumah Sakit Pemerintah Harus Mengedepankan Pelayanan Sosial

Dalam kesempatan itu, Dedy kembali menegaskan bahwa rumah sakit milik pemerintah memiliki tanggung jawab sosial yang besar. Orientasi pelayanan tidak boleh hanya berfokus pada aspek pendapatan, melainkan harus mengutamakan keselamatan dan kebutuhan pasien.

Menurutnya, RSHD tetap harus memberikan pelayanan kepada siapa pun yang membutuhkan pertolongan medis, termasuk pasien dari luar Kota Bengkulu maupun korban kecelakaan yang belum memiliki kepastian pembiayaan.

"Sebagai rumah sakit pemerintah, kita tidak boleh hanya berbicara soal pemasukan. Ada tanggung jawab sosial yang harus dijalankan. Selama masyarakat membutuhkan pelayanan medis, rumah sakit harus hadir memberikan pertolongan tanpa membeda-bedakan," tegasnya.

Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa pelayanan publik di bidang kesehatan harus berpijak pada nilai-nilai kemanusiaan, sehingga seluruh masyarakat dapat memperoleh akses layanan secara adil.

Apresiasi Perubahan Positif di RSHD

Di akhir kunjungannya, Dedy memberikan apresiasi kepada manajemen dan seluruh tenaga kesehatan RSHD atas berbagai pembenahan yang telah dilakukan selama beberapa waktu terakhir. Ia menilai perubahan yang terjadi sudah terlihat cukup signifikan, baik dari sisi pelayanan maupun fasilitas pendukung.

Meski demikian, Wali Kota mengingatkan agar seluruh jajaran rumah sakit tidak cepat merasa puas. Masih terdapat sejumlah pekerjaan yang perlu diselesaikan guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Secara umum saya melihat banyak perubahan positif yang telah dilakukan. Namun masih ada beberapa hal yang perlu disempurnakan. Saya berharap seluruh jajaran tetap semangat melakukan pembenahan agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal," pungkas Dedy Wahyudi.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra