TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang jatuh pada 20 Mei setiap tahunnya kembali menjadi refleksi penting bagi bangsa Indonesia. Tahun 2025 ini, Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memaknai Harkitnas secara mendalam, khususnya dalam konteks membangun semangat cinta tanah air melalui aksi nyata di daerah masing-masing.
Dalam keterangannya, Dedy menekankan bahwa Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar seremonial tahunan, tetapi momentum yang harus dimanfaatkan untuk membangkitkan kembali semangat nasionalisme dan rasa memiliki terhadap Indonesia, terutama dari kota yang memiliki sejarah panjang seperti Bengkulu.
“Bengkulu dikenal sebagai bumi merah putih. Ini bukan sekadar julukan, tetapi bukti sejarah panjang perjuangan bangsa yang tumbuh dari kota ini. Maka dari itu, kita sebagai masyarakat Bengkulu harus menjadi bagian dari kebangkitan itu sendiri,” ujar Dedy Wahyudi.
Ia menambahkan, kebangkitan nasional harus diwujudkan melalui kolaborasi dan sinergi dari seluruh lapisan masyarakat. Dedy mengajak semua pihak, baik pemerintah, dunia pendidikan, pelaku usaha, dan komunitas masyarakat untuk bersama-sama membangun Kota Bengkulu agar tidak tertinggal dari kota-kota besar lainnya di Indonesia.
“Mari kita tunjukkan bahwa kita benar-benar cinta tanah air. Wujudkan dalam tindakan nyata. Saatnya kita bangkit dari ketertinggalan, dari belenggu kemiskinan, dan membangun Bengkulu yang maju, sejajar dengan kota-kota besar di Indonesia,” tegasnya penuh semangat.
Peringatan Harkitnas tahun ini mengangkat tema “Bangkit Bersama Wujudkan Indonesia Kuat”. Tema tersebut mengandung makna bahwa untuk menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks, diperlukan kebersamaan dan semangat kolektif dari seluruh elemen bangsa.
Dedy pun menilai, tema tersebut sangat relevan, terutama di tengah dinamika sosial, ekonomi, dan teknologi yang berkembang pesat. Ia mendorong masyarakat untuk menjadikan semangat kebangkitan nasional sebagai pemicu lahirnya inovasi di berbagai bidang, termasuk pendidikan, kewirausahaan, dan pembangunan daerah.
“Bangkit bersama bukan hanya slogan, tapi harus menjadi gerakan nyata. Bengkulu harus menjadi contoh bahwa kebangkitan nasional tidak hanya terjadi di pusat, tapi juga di daerah. Kita punya potensi, kita punya semangat, tinggal bagaimana kita bersatu dan bergerak bersama,” katanya.
Selain itu, Dedy juga menyoroti pentingnya semangat kebangkitan dalam dunia pendidikan. Ia menyebut bahwa generasi muda Bengkulu harus menjadi motor penggerak kemajuan kota, dengan bekal ilmu pengetahuan, karakter yang kuat, dan kecintaan terhadap negeri.
Di akhir pesannya, Dedy berharap peringatan Harkitnas 2025 ini menjadi titik tolak bagi seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap pembangunan daerah, berkontribusi sesuai bidang masing-masing, dan menanamkan nilai persatuan serta semangat perubahan ke arah yang lebih baik.
“Harkitnas adalah momentum untuk menyatukan energi positif demi mewujudkan Indonesia yang kuat dan Bengkulu yang unggul,” tutupnya.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra