Skip to main content

Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Program Pemkot Bengkulu Harus Berdampak Langsung ke Masyarakat

Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Program Pemkot Bengkulu Harus Berdampak Langsung ke Masyarakat

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>    Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menegaskan komitmennya agar seluruh program dan kegiatan Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Setiap rencana kerja di lingkungan pemerintah daerah, menurutnya, harus memberikan manfaat nyata yang bisa langsung dirasakan oleh warga.

Dalam arahannya, Dedy menyebut bahwa Pemkot Bengkulu akan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai program dan kegiatan di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). Evaluasi ini bertujuan memastikan efektivitas pelaksanaan kegiatan serta ketepatan penggunaan anggaran daerah.

“Kita akan lakukan evaluasi terhadap seluruh kegiatan di OPD. Program yang tidak berdampak langsung pada masyarakat akan kita pangkas atau dikurangi, supaya anggaran bisa difokuskan untuk hal yang lebih prioritas,” tegas Dedy, Kamis (6/11/2025).

Menurutnya, setiap kegiatan pemerintahan harus memiliki nilai manfaat bagi warga. Dedy mencontohkan, kegiatan dinas luar daerah yang tidak terlalu mendesak akan dikurangi, bukan dihapus sepenuhnya, agar belanja pemerintah tetap efisien namun tidak mengganggu kinerja pelayanan publik.

“Kegiatan yang tidak bersentuhan langsung dengan masyarakat akan kita kurangi. Misalnya dinas luar, bukan dihilangkan, tapi dikurangi,” jelasnya.

Langkah ini, kata Dedy, merupakan bagian dari upaya Pemkot Bengkulu untuk menciptakan tata kelola keuangan yang lebih efisien dan transparan. Ia menekankan pentingnya memastikan setiap rupiah dari APBD benar-benar memberikan hasil yang bisa dirasakan masyarakat.

“Kita ingin setiap program pemerintah benar-benar memberi manfaat. Jangan sampai ada kegiatan yang habiskan anggaran besar, tapi masyarakat tidak merasakan dampaknya,” ujarnya dengan tegas.

Selain itu, Dedy juga meminta seluruh kepala OPD agar lebih inovatif dan peka terhadap kebutuhan warga. Ia mendorong setiap instansi menyusun program kerja yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, bukan sekadar formalitas administratif.

“Para kepala dinas harus kreatif dan responsif. Program yang dibuat harus berdasarkan kebutuhan riil di lapangan, bukan hanya rutinitas tahunan,” katanya.

Dedy berharap, dengan langkah pengetatan dan evaluasi ini, Pemkot Bengkulu dapat mewujudkan pemerintahan yang efisien, efektif, dan berintegritas tinggi. Ia menilai, pelayanan publik akan meningkat jika anggaran benar-benar dialokasikan pada kegiatan prioritas seperti perbaikan infrastruktur dasar, peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial.

“Tujuan akhirnya adalah agar masyarakat merasa kehadiran pemerintah itu nyata. Ketika anggaran dikelola dengan baik, maka manfaatnya bisa dirasakan oleh seluruh lapisan warga,” tutup Dedy.

Melalui kebijakan tersebut, Pemkot Bengkulu menegaskan arah pembangunan daerah yang berpihak kepada masyarakat dan berfokus pada hasil. Pemerintah juga berkomitmen untuk terus meningkatkan transparansi serta akuntabilitas dalam setiap pelaksanaan program agar tercipta kepercayaan publik yang kuat terhadap kinerja pemerintah daerah.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra