Skip to main content

Walikota Bengkulu Segera Wujudkan Car Free Day di Kawasan Belungguk Point

Walikota Bengkulu Segera Wujudkan Car Free Day di Kawasan Belungguk Point

TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>>   Komitmen Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi untuk menjadikan Kota Bengkulu lebih ramah lingkungan dan bersahabat bagi pejalan kaki kembali dibuktikan. Setelah menyampaikan rencananya beberapa waktu lalu, Dedy memastikan bahwa program Car Free Day (CFD) akan rutin digelar di kawasan tengah kota, tepatnya di Jalan S. Parman, mulai dari Simpang Lima hingga kawasan Skip.

Walikota menyampaikan bahwa pelaksanaan CFD ini menjadi bagian dari revitalisasi kawasan strategis kota yang kini sedang disulap menjadi destinasi baru bernama Belungguk Point. Kawasan ini digagas sebagai “Malioboronya Bengkulu” — pusat aktivitas masyarakat yang mengedepankan konsep ruang terbuka, pedestrian ramah lingkungan, dan pusat UMKM.

“Kota Bengkulu akan punya event rutin Car Free Day. Sekarang proses pembangunan kawasan pendestriannya sedang berjalan. Nantinya bukan lagi di kawasan pantai, tapi di tengah kota, yaitu dari simpang lima sampai simpang skip. Ini kita bangun sebagai Belungguk Point,” ujar Dedy, Minggu (22/6/2025).

Dedy juga menyampaikan bahwa kegiatan CFD akan menjadi media promosi wajah baru Kota Bengkulu yang lebih tertata, estetis, dan nyaman untuk dikunjungi. Tidak hanya untuk warga lokal, Belungguk Point juga diharapkan menjadi destinasi wisata dalam kota bagi para pelancong domestik.

Lebih dari itu, CFD akan digelar dalam dua sesi waktu yang berbeda: pagi dan malam hari. “Akan ada Car Free Day Night, dan juga Car Free Day yang digelar rutin tiap Minggu pagi. Ini bukan sekadar menutup jalan, tapi menciptakan ruang interaksi warga, tempat UMKM tumbuh, dan kota jadi lebih hidup,” jelasnya.

Walikota juga mengajak masyarakat untuk turut mendoakan agar proses pembangunan Belungguk Point berjalan lancar sesuai target. “Mohon doanya. InsyaAllah Juli ini pembangunan dimulai, dan target kita selesai November,” pungkasnya.

Car Free Day sendiri bukanlah kegiatan baru di Indonesia. Namun kehadirannya di pusat kota Bengkulu dengan pendekatan kawasan tematik seperti Belungguk Point tentu memberikan warna dan manfaat tersendiri. Berikut beberapa fungsi utama dari kegiatan CFD yang juga menjadi alasan kuat Pemkot Bengkulu mengagendakan program ini:

  1. Mengurangi Polusi Udara
    Dengan pembatasan kendaraan bermotor di jalur CFD, kualitas udara di kawasan tersebut akan meningkat. Ini membantu menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat bagi masyarakat.

  2. Meningkatkan Kesadaran Lingkungan
    CFD dapat menjadi sarana edukasi dan kampanye lingkungan hidup. Masyarakat diajak untuk lebih peduli terhadap dampak kendaraan bermotor terhadap alam dan pentingnya mobilitas berkelanjutan.

  3. Mewujudkan Ruang Publik yang Inklusif
    Dengan jalanan yang bebas dari kendaraan, masyarakat memiliki ruang aman untuk berolahraga, berjalan kaki, hingga berkumpul bersama keluarga. Hal ini menciptakan ikatan sosial yang lebih kuat antar warga.

  4. Mendorong Gaya Hidup Sehat
    Aktivitas fisik seperti jalan santai, bersepeda, senam bersama, hingga olahraga ringan lainnya dapat dilakukan secara bebas di kawasan CFD. Ini menjadi stimulus bagi masyarakat untuk menjalani pola hidup sehat dan aktif.

  5. Mendukung UMKM dan Ekonomi Lokal
    Di berbagai kota, CFD selalu menjadi lahan subur bagi pertumbuhan pelaku usaha kecil. Warga yang menjajakan makanan, minuman, hingga produk lokal memiliki panggung untuk memperkenalkan dagangannya kepada khalayak yang lebih luas.

Dengan berbagai manfaat tersebut, Walikota Dedy Wahyudi optimistis bahwa pelaksanaan Car Free Day di kawasan Belungguk Point akan menjadi salah satu program unggulan yang membawa dampak positif, baik secara sosial, ekonomi, maupun lingkungan.

“Mari kita sambut wajah baru Kota Bengkulu. Kita ubah kebiasaan, kita hidupkan pusat kota agar menjadi milik bersama, ruang bagi semua kalangan,” tutup Dedy dengan penuh semangat.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra