Skip to main content

Kain Besurek: Kekayaan Wastra Bengkulu di Puro Mangkunegaran

Pada momen expo perayaan HUT ke-44 Dekranas yang berlangsung pada 14-18 Mei 2024 di Puro Mangkunegaran Surakarta, Solo, Jawa Tengah, kain Besurek tetap menjadi andalan sebagai suguhan kerajinan dari Bengkulu.Sabtu(18/5)(Herdianson - teropongpublik.co.id)

TEROPONGPUBLIK.CO,ID <<<>>> Pada momen expo perayaan HUT ke-44 Dekranas yang berlangsung pada 14-18 Mei 2024 di Puro Mangkunegaran Surakarta, Solo, Jawa Tengah, kain Besurek tetap menjadi andalan sebagai suguhan kerajinan dari Bengkulu.

Sebagai wastra khas, Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) terus mengembangkan kain Besurek. Menurut Derta Rohidin, Dekranasda Provinsi Bengkulu terus memberikan pendampingan dan promosi agar kain ini memiliki nilai ekonomis yang lebih tinggi serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

"Tentu Dekranasda fokus membantu UMKM lokal agar terus berkembang, dan pada kesempatan seperti expo atau pameran tingkat nasional maupun internasional, mereka selalu dilibatkan," ujar Ketua Dekranasda Provinsi Bengkulu.

Lebih lanjut, kain Besurek Bengkulu semakin dikenal luas dan selalu menarik minat masyarakat pada setiap event besar. Dekranasda terus mendorong perajin untuk meningkatkan kualitas produk batik yang dipasarkan karena batik merupakan identitas bangsa Indonesia.

Kolaborasi Dekranasda dan UMKM Bengkulu Sukses di Pameran Nasional.Sabtu(18/5).(Herdianson - teropongpublik.co.id)

"Desain Besurek sangat khas dengan kaligrafi tanpa makna yang unik dipadukan dengan motif bunga Rafflesia. Kita patut berbangga karena Besurek semakin dikenal dan ditampilkan pada setiap event bergengsi," katanya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bengkulu, Foritha Ramadhani, mengatakan bahwa pada setiap expo nasional maupun internasional, Disperindag selalu melibatkan UMKM lokal untuk berpartisipasi.

"Kami berharap produk wastra lokal seperti Kain Besurek semakin dikenal luas," ungkap Foritha.

Hartini, pemilik Galeri "Uni Batik", mengungkapkan dirinya mulai membuat batik sejak tahun 2010 dan terus memproduksinya hingga sekarang. Pada momen HUT ke-44 Dekranas ini, Hartini kembali dilibatkan dalam expo pameran produk UMKM lokal.

"Antusias pengunjung sangat luar biasa di sini. Batik Besurek dengan berbagai corak yang dipamerkan cukup laris dan banyak peminatnya," jelas Hartini.

Pada expo ini, Provinsi Bengkulu membuka tiga stand: Stand Dekranasda Provinsi Bengkulu, Dekranasda Kabupaten Seluma, dan Stand Kain Besurek dari "Uni Batik", salah satu UMKM binaan Dekranasda Provinsi Bengkulu.

Pewarta : Herdianson

Editing: Adi Saputra