TEROPONGPUBLIK.CO.ID >>><< Momen penting dalam lingkup Kejaksaan Agung Republik Indonesia terjadi ketika Kajagung Dr. ST. Burhanuddin melakukan serangkaian penyegaran jabatan, termasuk pengangkatan Kajati Bengkulu yang baru. Sebelumnya, pada tanggal 9 Oktober lalu, sejumlah Kajati, Wakajati, Kajari, dan sejumlah Asisten di berbagai wilayah Kejaksaan Agung RI telah dilantik.
Kasi Penkum Kejati Bengkulu, Ristianti Andriani, SH MH, mengumumkan bahwa Kajagung akan melantik dan mengambil sumpah Kajati Bengkulu yang baru, yaitu Rina Virawati, SH MH. Pelantikan ini akan berlangsung pada Selasa, 31 Oktober 2023, di Aula Kejaksaan Agung. Sementara itu, serah terima jabatan di Kejati Bengkulu dijadwalkan akan dilakukan pada Kamis, 2 November 2023.
Perubahan ini didasari oleh surat keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia nomor 272 tahun 2023, yang diterbitkan pada tanggal yang sama dengan pelantikan. Surat keputusan ini tidak hanya memberhentikan Dr. Heri Jerman, SH.MH, dari jabatannya sebagai Kajati Bengkulu, tetapi juga mengumumkan pengangkatannya ke jabatan baru sebagai Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Teknis Fungsional Bidang Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan Republik Indonesia di Jakarta.
Rina Virawati, SH.MH, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kejaksaan Tinggi Banten di Serang, kini memegang jabatan Kajati Bengkulu. Beliau telah memiliki pengalaman yang kaya dalam dunia kejaksaan, termasuk pengalaman sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu.
Ristianti Andriani, SH.MH, Kasi Penkum Kejati Bengkulu, membenarkan perubahan jabatan tersebut dan menjelaskan bahwa mutasi jabatan tidak hanya terjadi di Kejati Bengkulu, melainkan juga di beberapa Kejaksaan Negeri di bawah naungan Kejaksaan Tinggi Bengkulu. Perubahan ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja Kejaksaan Republik Indonesia di seluruh wilayah.
Perubahan dalam jabatan tersebut diharapkan dapat membawa penyegaran dan pembaruan dalam sistem kejaksaan serta berkontribusi positif dalam peningkatan kualitas layanan hukum bagi masyarakat di wilayah Bengkulu.
Pewarta : Herdianson
Editor : Adi Saputra