TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas jalan Kencong–Tanggul, tepatnya di Dusun Pondok Waluh, Desa Kencong, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, Jumat pagi (8/5/2026). Insiden tersebut melibatkan sebuah mobil pikap dan truk pengangkut air hingga menyebabkan salah satu kendaraan terguling di tepi jalan.
Peristiwa itu terjadi saat mobil pikap yang dikemudikan Muhammad Agus Priyanto bersama penumpangnya, Siti Aminah, melaju dari arah selatan menuju utara. Diduga sopir dalam kondisi mengantuk sehingga kendaraan melebar ke kanan dan melintasi garis marka jalan.
Di saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju truk bermuatan air yang dikemudikan Fatur Rosy, warga Kecamatan Tanggul. Karena jarak yang terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari.
Kanit Lantas Polsek Kencong, Aipda Benny Angga Setiawan SH, mengatakan pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait kecelakaan tersebut dan langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
“Dugaan sementara, pengemudi pikap kehilangan konsentrasi karena mengantuk hingga kendaraan melewati marka jalan. Sopir truk sebenarnya sudah berusaha menghindar dengan membanting setir ke kiri, namun truk justru terperosok dan akhirnya terguling,” jelas Benny saat ditemui di lokasi kejadian.
Benturan antara kedua kendaraan mengakibatkan kerusakan cukup parah pada bagian depan mobil pikap, sementara truk bermuatan air mengalami posisi terguling di sisi kiri jalan. Sejumlah warga sekitar yang melihat kejadian langsung membantu proses evakuasi pengemudi dan penumpang.
Beruntung dalam kecelakaan tersebut tidak terdapat korban jiwa. Penumpang pikap, Siti Aminah, mengalami luka ringan dan telah mendapat penanganan medis. Sedangkan kedua pengemudi dilaporkan selamat.
Petugas kepolisian segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan panjang di jalur penghubung Kencong–Tanggul tersebut.
Aipda Benny juga mengimbau para pengendara agar lebih berhati-hati, terutama saat berkendara pada pagi hari maupun dalam kondisi tubuh lelah. Menurutnya, faktor kelelahan dan mengantuk masih menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan di jalan raya.
“Keselamatan berkendara harus menjadi prioritas. Jika merasa lelah atau mengantuk, sebaiknya berhenti dan beristirahat terlebih dahulu agar tidak membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lain,” tegasnya.
Hingga saat ini, Satlantas Polsek Kencong masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Pewarta : Ron
Editing : Adi Saputra