Skip to main content

Komisi IV DPRD Bengkulu Sidak Dapur MBG, Temukan Sejumlah Catatan Teknis

Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu saat melakukan inspeksi mendadak ke dapur pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama instansi terkait guna memastikan standar keamanan dan kualitas pelayanan.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>   Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Bengkulu kembali menjadi perhatian publik. Menindaklanjuti aspirasi mahasiswa yang disampaikan dalam aksi demonstrasi beberapa waktu lalu, Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dua dapur pelaksana program MBG guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar keamanan dan regulasi yang berlaku.

Sidak tersebut dipimpin langsung Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu, Usin Abdisyah Putra Sembiring, bersama sejumlah anggota dewan dan instansi terkait. Dalam kegiatan itu, rombongan meninjau langsung proses pengolahan makanan, sistem kebersihan dapur, hingga fasilitas pendukung yang digunakan dalam pelaksanaan program nasional tersebut.

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu, Sri Astuti, mengatakan bahwa sidak dilakukan sebagai bentuk respon cepat terhadap aspirasi mahasiswa yang meminta agar program MBG dievaluasi secara menyeluruh.

Menurutnya, DPRD ingin memastikan bahwa pelaksanaan program benar-benar aman, sehat, dan tidak menimbulkan persoalan baru di masyarakat, terutama bagi para penerima manfaat.

“Sidakan ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi mahasiswa yang disampaikan saat aksi demonstrasi beberapa waktu lalu. Mereka meminta agar program ini dihentikan sementara sampai dipastikan seluruh aspek pelaksanaannya aman dan sesuai aturan,” ujar Sri Astuti saat diwawancarai usai sidak.

Dalam pemeriksaan tersebut, Komisi IV menemukan sejumlah hal yang masih perlu menjadi perhatian pengelola dapur MBG. Beberapa di antaranya terkait instalasi pengolahan air limbah (IPAL), standar operasional prosedur (SOP) dapur, hingga instalasi gas yang digunakan untuk memasak.

Sri Astuti menegaskan, aspek teknis seperti IPAL dan keamanan instalasi gas tidak boleh dianggap sepele karena berkaitan langsung dengan kesehatan lingkungan dan keselamatan kerja di dapur.

Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu saat melakukan inspeksi mendadak ke dapur pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama instansi terkait guna memastikan standar keamanan dan kualitas pelayanan.

“Kami melihat masih ada beberapa catatan penting, terutama terkait IPAL, SOP pelaksanaan, serta instalasi gas yang harus segera dibenahi agar pelaksanaan program berjalan maksimal dan tidak menimbulkan risiko,” jelasnya.

Meski menemukan beberapa kekurangan teknis, Komisi IV menilai menu makanan yang diberikan kepada penerima manfaat secara umum sudah memenuhi ketentuan gizi yang ditetapkan pemerintah. Mulai dari komposisi lauk, sayur, hingga kandungan nutrisi dinilai sudah cukup baik.

Namun demikian, DPRD menekankan bahwa kualitas makanan saja tidak cukup apabila sistem pendukung pelaksanaan belum tertata secara optimal. Oleh sebab itu, evaluasi menyeluruh tetap diperlukan agar program MBG benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Selain melakukan pengecekan terhadap fasilitas dapur, rombongan juga berdialog dengan pengelola dan petugas pelaksana di lapangan. Mereka meminta agar seluruh prosedur kerja diperketat, termasuk pengawasan terhadap kebersihan bahan makanan dan keamanan peralatan dapur.

Sidak tersebut turut melibatkan berbagai instansi terkait, seperti Kepala SPPG Bengkulu, Kementerian Agama, BPOM, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), hingga BPJS Ketenagakerjaan. Kehadiran berbagai pihak itu bertujuan memastikan program MBG berjalan sesuai regulasi lintas sektor, baik dari sisi kesehatan, lingkungan, maupun perlindungan tenaga kerja.

Sri Astuti juga mengungkapkan bahwa surat berisi aspirasi mahasiswa terkait pelaksanaan MBG telah diteruskan ke DPR RI sebagai bahan evaluasi di tingkat pusat. Hal ini penting agar pemerintah pusat dapat mengetahui kondisi riil pelaksanaan program di daerah.

“Kami sudah menyampaikan aspirasi mahasiswa tersebut ke DPR RI agar menjadi bahan evaluasi secara nasional. Harapannya, program ini bisa terus diperbaiki sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Program MBG sendiri merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan. Karena itu, DPRD Provinsi Bengkulu berharap seluruh pelaksanaan program di daerah dapat memenuhi standar keamanan pangan dan kesehatan lingkungan secara ketat.

Ke depan, Komisi IV menegaskan akan terus melakukan pengawasan berkala terhadap pelaksanaan program MBG di Bengkulu. Pengawasan tersebut dilakukan agar seluruh pelaksana tetap mematuhi aturan dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat penerima manfaat.(adv).

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra