Skip to main content

Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar Hadiri Kegiatan Bazar Santri Tempo Doeloe dalam Rangka Peringatan Hari Santri Nasional 2025

Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar Hadiri Kegiatan Bazar Santri Tempo Doeloe dalam Rangka Peringatan Hari Santri Nasional 2025

TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>>    Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar menghadiri kegiatan Bazar Santri Tempo Doeloe dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2025, yang digelar di area parkir Pasar Hewan Wlingi, Jumat malam (03/10/2025).

Acara yang berlangsung meriah tersebut menjadi ajang kebersamaan antara santri, masyarakat, dan pemerintah daerah dalam menghidupkan semangat perjuangan serta kreativitas para santri.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Blitar, Pj Sekda Kabupaten Blitar, Asisten dan Staf Ahli Bupati, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Kabag Kesra Kabupaten Blitar, Muspicam Wlingi, para lurah dan kepala desa se-Kecamatan Wlingi, serta pengurus Nahdlatul Ulama (NU), Muslimat NU, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan para undangan lainnya.

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar, Fatatoh Hironi Ulya, S.E., menyampaikan bahwa kehadiran DPRD dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan dan apresiasi terhadap kreativitas santri serta upaya pelestarian budaya lokal melalui konsep bazar bernuansa tempo doeloe.

“Hari ini kami dari Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar menghadiri kegiatan Bazar Santri Tempo Doeloe dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional tahun 2025. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga wujud nyata semangat santri dalam membangun kemandirian ekonomi dan memperkuat kebersamaan dengan masyarakat serta pemerintah daerah,” ungkap Fatatoh.

Lebih lanjut, ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus dikembangkan di berbagai kecamatan agar semangat kewirausahaan dan kreativitas santri semakin tumbuh, sekaligus menjaga warisan budaya yang mulai jarang dijumpai di era modern.

Bazar Santri Tempo Doeloe menampilkan berbagai produk khas pesantren dan UMKM santri, mulai dari kuliner tradisional, kerajinan tangan, hingga pakaian islami. Nuansa klasik tempo doeloe terlihat dari dekorasi stan dan busana peserta yang bergaya tradisional, menambah daya tarik bagi pengunjung yang memadati lokasi sejak sore hari.

Kemeriahan acara semakin terasa dengan penampilan musik tradisional Coklat Gambus dan grup Rebana Muslimat NU, yang menghadirkan suasana religius dan penuh kebersamaan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan Hari Santri Nasional 2025 tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjuangan santri dalam menjaga keutuhan bangsa, tetapi juga menjadi wadah bagi para santri untuk berkreasi, mandiri secara ekonomi, serta berkontribusi dalam pembangunan daerah. (adv).

Pewarta : Agus Faisal 

Editing : Adi Saputra