TEROPONGPUBLIK.CO.ID >><< Perhatian terhadap keamanan informasi dan sistem komputer di Kota Bengkulu semakin meningkat dengan dilaksanakannya workshop pembentukan Computer Security Incident Response Team (CSIRT) di Ruang Hidayah kantor Walikota pada hari Rabu. Hal ini menjadi upaya strategis dalam menghadapi ancaman terhadap keamanan digital yang semakin kompleks.
Penjabat Sekretaris Daerah Kota Bengkulu, Eka Rika Rino, secara langsung membuka workshop tersebut dengan menggarisbawahi pentingnya responsif dan kesiagaan sumber daya yang ada dalam menghadapi tantangan keamanan informasi. "Kami berharap para peserta dapat mengikuti workshop ini dengan serius," ujar Eka.
Kota Bengkulu dipilih menjadi salah satu dari 32 Kabupaten/Kota yang menjadi bagian dari program pembentukan CSIRT oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), sebuah kebanggaan bagi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bengkulu, Gita Gama. "Partisipasi Kota Bengkulu dalam program ini merupakan bagian dari rencana kerja pemerintah prioritas nasional tahun 2024," tambahnya.
Pembentukan tim CSIRT Kota Bengkulu bertujuan untuk meningkatkan penanggulangan dan pemulihan terhadap insiden keamanan siber, khususnya dalam sektor pemerintahan. "Kami berharap kolaborasi antara CSIRT Kota Bengkulu dengan BSSN dapat memperkuat langkah-langkah kami dalam mengatasi ancaman keamanan digital," ungkap Gita.
Tim CSIRT Kota Bengkulu terdiri dari berbagai instansi pemerintah, termasuk Dinas Komunikasi dan Informatika, BPKAD, Bappenda, Dinas Dukcapil, DPMTSP, dan UKPBJ. Workshop ini berlangsung selama satu hari dengan dihadiri oleh narasumber terkemuka seperti Sandiman Ahli Madya Fandi Aditya Putra dari BSSN dan Rosdiana Lukitawati sebagai pengolah data dan informasi.
"Semoga workshop ini menjadi langkah awal yang baik dalam meningkatkan keamanan digital dan memperkuat pertahanan siber di Kota Bengkulu," tutup Gita dengan harapan besar akan efektivitas upaya-upaya yang dilakukan. Dengan adanya komitmen dan kerja sama yang kuat antara pemerintah daerah, BSSN, dan berbagai instansi terkait, diharapkan Kota Bengkulu dapat menjadi salah satu contoh keberhasilan dalam menghadapi tantangan keamanan informasi dan sistem komputer di era digital ini.
Pewarta : Herdianson
Editing : Adi Saputra