Skip to main content

Pangdam II/Sriwijaya Resmikan Program Rehabilitasi Rumah Tak Layak Huni di Bengkulu

Pangdam II/Sriwijaya Resmikan Program Rehabilitasi Rumah Tak Layak Huni di Bengkulu.Selasa(16/7)(Rizon - teropongpublik.co.id)

TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Penjabat Bupati Bengkulu Tengah Dr. Heriyandi Roni, M.Si., melalui Sekretaris Daerah Drs. Rachmat Riyanto, S.T., M.AP menghadiri peletakan batu pertama untuk empat rumah di Desa Nakau, Kabupaten Bengkulu Tengah. Rumah-rumah ini adalah penerima bantuan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari program Komando Daerah Militer II/Sriwijaya (Kodam II/SWJ) melalui Komando Distrik Militer (KODIM) 0407/Kota Bengkulu dan Komando Resor Militer (KOREM) 041/Gamas Bengkulu. Program ini bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah.

Acara tersebut dihadiri secara virtual oleh Pangdam II/SWJ Mayjen TNI Naudi Nurdika melalui zoom meeting. Hadir secara langsung Gubernur Bengkulu H. Rohidin Mersyah, Brigjen TNI Rachmat Zulkarnaen dari Korem 041/Gamas, Kapolda Bengkulu melalui Kapolres Bengkulu Tengah AKBP Dedy Wahyudi, perwakilan Forkopimda Provinsi Bengkulu, Dandim 0407/KB, serta jajaran pemerintah provinsi dan kabupaten di Dusun 3 Desa Nakau, Kecamatan Talang Empat. Dalam sambutannya, Pangdam II/SWJ menekankan bahwa program rehabilitasi RTLH ini adalah salah satu upaya utama TNI untuk membantu mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Ada lima provinsi dalam satuan tugas Kodam II/SWJ di Sumatera Bagian Selatan yang akan melaksanakan program rehabilitasi RTLH ini. Program ini merupakan momentum yang membanggakan karena ada 3016 rumah tidak layak huni milik masyarakat, 353 rumah milik prajurit, dan 137 fasilitas umum yang akan direhabilitasi secara bertahap pada tahun anggaran 2024. Program ini juga bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat. Oleh karena itu, dukungan dan peran seluruh kesatuan, prajurit, jajaran pemerintah daerah, dan masyarakat sangat dibutuhkan agar program ini berjalan sukses," ujar Pangdam II/SWJ.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menambahkan bahwa rehabilitasi RTLH di Provinsi Bengkulu cukup banyak, dengan Desa Nakau sebagai titik awal pembangunannya. Selain itu, terdapat program lain untuk masyarakat baik dari pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota melalui OPD terkait.

"Selain program rehabilitasi RTLH oleh Pangdam II/SWJ, Provinsi Bengkulu juga melaksanakan beberapa program lain untuk masyarakat seperti pengobatan gratis, bazar murah, pemberian bantuan alat kesehatan, program BPJS kesehatan pemerintah, pemberian bibit ikan, bibit tanaman, dan bantuan lainnya. Diharapkan sinergitas seluruh jajaran dapat terus berjalan agar seluruh program yang direncanakan dapat terealisasi demi kemajuan Provinsi Bengkulu dan kesejahteraan masyarakatnya," jelas Gubernur Bengkulu.

Sekretaris Daerah Bengkulu Tengah Rachmat Riyanto mengungkapkan rasa terima kasih kepada Pangdam II/SWJ melalui Korem 041/Gamas karena salah satu desa di Bengkulu Tengah menerima bantuan RTLH. Menurutnya, masyarakat adalah fokus utama dalam tujuan pemerintahan.

"Kami dari Pemerintah Daerah mengucapkan terima kasih atas perhatian terhadap masyarakat Kabupaten Bengkulu Tengah. Kami berharap ke depannya dapat terus memberikan yang terbaik dan mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bekerja sama dan bersinergi dalam membangun Kabupaten Bengkulu Tengah menjadi lebih baik lagi," harapnya.

Gubernur Bengkulu, Danrem 041/Gamas, Sekretaris Daerah, Kapolres Bengkulu Tengah, Dandim 0407/KB, dan perwakilan Pemda Kota Bengkulu kemudian melakukan peletakan batu pertama pembangunan rehabilitasi RTLH di Provinsi Bengkulu. Selanjutnya, dilakukan pemberian bantuan simbolis kepada masyarakat kurang mampu dalam bentuk alat kesehatan, sembako, bibit tanaman, bibit ikan, dan bantuan lainnya.

Pewarta : Rizon

Editing : Adi Saputra