Skip to main content

Pemkab Bengkulu Tengah Dorong Sinkronisasi Program Perumahan Demi Percepatan Pembangunan Hunian Layak

Pemkab Bengkulu Tengah Dorong Sinkronisasi Program Perumahan Demi Percepatan Pembangunan Hunian Layak

TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>>  Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan sektor perumahan melalui pelaksanaan Rapat Sinkronisasi dan Koordinasi Penyelenggaraan Program Perumahan Wilayah Perkotaan, Perdesaan, dan Kawasan Permukiman Provinsi Bengkulu Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ayatul Mukhtadin, S.H., pada Rabu (6/5/2026) di Ruang Rapat Bupati Bengkulu Tengah.

Rapat tersebut menjadi forum strategis yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, baik dari pemerintah pusat maupun daerah. Hadir dalam kegiatan ini perwakilan Balai Sumatera IV yang mengikuti secara daring, serta perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman dari seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu. Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam menyukseskan program pembangunan perumahan yang berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Ayatul Mukhtadin menegaskan bahwa kegiatan sinkronisasi ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan langkah konkret untuk memastikan arah kebijakan pembangunan perumahan berjalan selaras antara pemerintah pusat dan daerah. Ia menekankan pentingnya penyatuan persepsi dalam mendukung target nasional, khususnya Program 3 Juta Rumah yang menjadi bagian dari agenda prioritas nasional.

“Penyelenggaraan rapat ini menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antarinstansi, sehingga setiap program yang dirancang dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman terus melakukan evaluasi terhadap capaian program di daerah. Evaluasi ini bertujuan memastikan setiap kegiatan pembangunan perumahan benar-benar tepat sasaran, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang membutuhkan akses hunian layak.

Ayatul juga menyoroti pentingnya peran Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Sumatera IV dalam mengawal implementasi program di wilayah Bengkulu. Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah harus terus diperkuat agar berbagai kendala di lapangan dapat diatasi secara bersama-sama.

Selain itu, ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan perumahan tidak dapat dicapai tanpa dukungan seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah, sektor swasta, dan masyarakat. Oleh karena itu, koordinasi yang berkelanjutan menjadi kunci utama dalam membangun semangat gotong royong.

“Kolaborasi yang solid akan mempercepat realisasi program perumahan, sekaligus memastikan pembangunan kawasan permukiman berjalan terarah dan berkelanjutan,” tambahnya.

Rapat ini juga menjadi ajang untuk menyelaraskan berbagai program dan kebijakan antar daerah di Provinsi Bengkulu. Setiap daerah diharapkan mampu mengintegrasikan perencanaan pembangunan perumahan dengan kebutuhan riil masyarakat, sehingga tidak terjadi tumpang tindih program maupun ketidakefisienan anggaran.

Para peserta rapat turut membahas berbagai tantangan yang dihadapi dalam pembangunan perumahan, mulai dari keterbatasan lahan, pembiayaan, hingga aspek legalitas. Diskusi yang berlangsung diharapkan dapat menghasilkan solusi konkret yang dapat diterapkan di masing-masing daerah.

Dengan adanya kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah berharap tercipta keselarasan yang lebih kuat dalam pelaksanaan program perumahan di seluruh wilayah Provinsi Bengkulu. Sinkronisasi ini diyakini akan mendorong percepatan pembangunan hunian layak, sekaligus meningkatkan kualitas kawasan permukiman.

Pada akhirnya, upaya bersama ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar akan tempat tinggal yang aman, nyaman, dan terjangkau. Pemerintah pun optimistis bahwa melalui koordinasi yang baik, target pembangunan perumahan di tahun 2026 dapat tercapai secara optimal.

Pewarta : Hasan

Editing : Adi Saputra