Skip to main content

Pemkot Bengkulu Kebut Penataan Pantai Panjang, Puing Hasil Penertiban Dibersihkan Secara Massal

Petugas gabungan dari Pemkot Bengkulu bersama TNI/Polri melakukan pembersihan puing-puing sisa bangunan hasil penertiban di kawasan Pantai Panjang, tepatnya di depan Hotel Pasir Putih, Selasa (5/5/2026).

TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu terus mempercepat pembenahan kawasan wisata Pantai Panjang guna mengembalikan fungsi dan keindahannya sebagai destinasi unggulan. Upaya ini ditandai dengan kegiatan pembersihan besar-besaran terhadap sisa material bangunan yang sebelumnya ditertibkan di Area Peruntukan Lain (APL), Selasa (5/5/2026).

Aksi gotong royong tersebut melibatkan tim gabungan yang terdiri dari unsur Asisten, Staf Ahli, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta dukungan dari aparat TNI dan Polri. Kegiatan dipusatkan di kawasan depan Hotel Pasir Putih sejak pagi hari, dengan fokus utama mengangkut dan membersihkan puing-puing pondok yang telah dibongkar dalam tahap penertiban sebelumnya.

Setiap OPD dikerahkan secara maksimal dengan mengirimkan sedikitnya 20 personel lengkap dengan peralatan kerja seperti linggis, palu, dan perlengkapan lainnya. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat proses evakuasi material sekaligus memastikan area yang telah ditertibkan benar-benar bersih dan tertata rapi.

Efektivitas Penataan Kawasan

Asisten I Setda Kota Bengkulu, Alex Periansyah, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian penataan yang telah direncanakan secara bertahap oleh pemerintah daerah. Ia menyebutkan bahwa setelah proses pembongkaran dilakukan, tahap berikutnya adalah memastikan tidak ada lagi sisa material yang mengganggu estetika kawasan.

“Penertiban sudah kita lakukan sebelumnya, dan hari ini kita lanjutkan dengan pembersihan total. Tujuannya agar kawasan ini kembali tertata, bersih, dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan,” ujar Alex.

Ia juga menambahkan bahwa penataan ini bukan hanya sekadar membersihkan kawasan, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata yang lebih terarah dan berkelanjutan di Kota Bengkulu.

Pendekatan Humanis kepada Warga

Di sisi lain, Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu, Nina Nurdin, menekankan bahwa proses pembersihan dilakukan dengan tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis kepada masyarakat yang terdampak penertiban.

Menurutnya, pemerintah tidak serta-merta mengambil alih seluruh material, melainkan memberikan pilihan kepada pemilik bangunan terkait penanganan sisa puing tersebut.

“Kami tetap berkomunikasi dengan pemilik. Jika mereka membutuhkan bantuan untuk mengangkut material, kami siapkan armada. Namun jika ingin memanfaatkan kembali sisa bangunan tersebut, kami persilakan,” jelas Nina.

Pendekatan ini diharapkan mampu menjaga hubungan baik antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus menghindari potensi konflik dalam proses penataan kawasan.

Dukungan Armada dan Sinergi Lintas Sektor

Untuk menunjang kelancaran kegiatan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bengkulu turut menyiapkan sejumlah truk pengangkut sampah. Armada tersebut difungsikan untuk membawa puing-puing yang tidak lagi dimanfaatkan oleh warga ke lokasi pembuangan yang telah ditentukan.

Selain itu, keterlibatan berbagai pihak mulai dari OPD, aparat keamanan, hingga perangkat kecamatan dan kelurahan menunjukkan adanya sinergi kuat dalam mendukung program penataan ini. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci keberhasilan dalam mempercepat proses pemulihan kawasan Pantai Panjang.

Kembalikan Daya Tarik Wisata

Pemkot Bengkulu berharap, melalui langkah ini, wajah Pantai Panjang dapat kembali bersih, tertata, dan memiliki daya tarik yang lebih tinggi bagi wisatawan. Sebagai salah satu ikon wisata daerah, kawasan ini memiliki potensi besar untuk mendongkrak perekonomian lokal jika dikelola secara optimal.

Penataan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada aspek kebersihan, tetapi juga pada penataan ruang yang lebih terstruktur agar kawasan tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal tanpa melanggar aturan tata ruang yang berlaku.

Dengan berlanjutnya kegiatan pembersihan ini, pemerintah optimistis Pantai Panjang akan kembali menjadi kebanggaan masyarakat Bengkulu serta destinasi wisata yang nyaman, aman, dan representatif bagi pengunjung dari berbagai daerah.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra