Skip to main content

Pemkot Bengkulu Salurkan Bantuan untuk Rahmat Ababil, Warga Sakit Menahun

Jajaran Pemerintah Kota Bengkulu bersama instansi terkait menyerahkan bantuan kepada Rahmat Ababil, warga yang mengalami sakit menahun di kawasan Kembar Residence, Kelurahan Pematang Gubernur, Kecamatan Muara Bangkahulu, Rabu (21/10/2026).

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>> Pemerintah Kota Bengkulu bergerak cepat memberikan bantuan kepada Rahmat Ababil (24), warga yang telah mengalami sakit menahun selama kurang lebih dua tahun. Bantuan disalurkan melalui kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Dinas Sosial, dan Dinas Kesehatan di kediaman Rahmat, kawasan Kembar Residence, Jalan M. Ali Amin, Kelurahan Pematang Gubernur, Kecamatan Muara Bangkahulu, Rabu (21/10/2026) sore.

Kehadiran jajaran pemerintah tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap warga yang membutuhkan dukungan sosial sekaligus kemudahan memperoleh pelayanan kesehatan. Langkah ini juga merupakan tindak lanjut atas arahan Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi dan Wakil Wali Kota Ronny PL Tobing agar masyarakat yang menghadapi kesulitan, terutama terkait kondisi kesehatan, mendapat perhatian dan penanganan yang memadai.

Dalam kunjungan itu, pemerintah menyerahkan sejumlah kebutuhan sehari-hari untuk membantu meringankan beban Rahmat dan keluarganya. Bantuan yang diberikan meliputi sembako, selimut, pampers, serta perlengkapan lain yang dibutuhkan selama menjalani perawatan.

Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Kota Bengkulu, Eddy Aprianto, mengatakan kunjungan tersebut dilakukan setelah pihaknya menerima informasi mengenai kondisi Rahmat yang membutuhkan perhatian.

Menurut Eddy, pemerintah daerah berupaya memastikan laporan mengenai warga yang mengalami kesulitan tidak berhenti sebatas informasi, tetapi ditindaklanjuti melalui langkah nyata di lapangan.

Ia menjelaskan, bantuan yang diserahkan diharapkan dapat memenuhi sebagian kebutuhan Rahmat. Selain itu, dukungan moral dan doa juga menjadi bagian penting dalam memberikan semangat kepada warga yang sedang menghadapi persoalan kesehatan.

Eddy menyampaikan harapan agar Rahmat segera memperoleh kondisi kesehatan yang lebih baik dan dimudahkan dalam menjalani seluruh tahapan pengobatan.

Ia menegaskan, perhatian pemerintah tidak hanya diberikan melalui penyaluran bantuan barang. Pendampingan juga diperlukan agar warga yang membutuhkan dapat mengakses layanan kesehatan secara berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Eddy meminta aparatur kelurahan dan lingkungan setempat untuk turut memantau perkembangan kondisi Rahmat. Pendampingan dinilai penting karena pasien perlu menjalani pemeriksaan medis secara berkala.

Pemerintah juga membuka kemungkinan penyesuaian fasilitas kesehatan yang digunakan Rahmat. Saat ini, pengobatannya diketahui berlangsung melalui fasilitas kesehatan di kawasan Sukamerindu.

Eddy menyarankan agar kemungkinan pemindahan pelayanan ke fasilitas kesehatan di wilayah Muara Bangkahulu dapat dipertimbangkan, sehingga jarak perjalanan menuju tempat pemeriksaan menjadi lebih dekat.

Meski demikian, penyesuaian tersebut perlu dikoordinasikan dengan pihak terkait agar tetap sesuai kebutuhan medis dan prosedur pelayanan kesehatan yang berlaku.

Dengan akses yang lebih mudah, diharapkan Rahmat dapat menjalani kontrol secara rutin tanpa menghadapi kendala perjalanan yang tidak perlu. Peran keluarga, perangkat kelurahan, puskesmas, serta dinas terkait juga dibutuhkan untuk memastikan proses pendampingan berjalan dengan baik.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Bengkulu, Afriyenita, mengungkapkan bahwa Rahmat telah menderita sakit selama sekitar dua tahun. Namun, kondisi tersebut sebelumnya belum dilaporkan kepada pengurus RT maupun pihak kelurahan setempat.

Akibatnya, pemerintah baru memperoleh informasi mengenai keadaan Rahmat setelah menerima laporan terbaru dari masyarakat.

Afriyenita menjelaskan, informasi dari lingkungan sekitar memiliki peran penting dalam membantu pemerintah mengidentifikasi warga yang membutuhkan bantuan sosial. Dengan adanya laporan, instansi terkait dapat melakukan peninjauan dan menentukan bentuk dukungan yang sesuai dengan kebutuhan.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa warga yang mengalami sakit berkepanjangan atau menghadapi kesulitan ekonomi sebaiknya segera menyampaikan kondisi mereka kepada pengurus RT, kelurahan, maupun petugas sosial setempat.

Pelaporan sejak dini dapat membantu mempercepat proses pendataan, pemeriksaan kondisi, serta koordinasi dengan instansi yang memiliki kewenangan memberikan bantuan.

Pemkot Bengkulu berharap sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, lembaga sosial, dan masyarakat terus diperkuat. Kerja sama tersebut diperlukan agar warga yang membutuhkan tidak luput dari perhatian dan dapat memperoleh akses terhadap bantuan maupun pelayanan kesehatan.

Melalui langkah ini, pemerintah daerah berupaya memperkuat pelayanan yang lebih responsif, sekaligus mendorong kepedulian masyarakat terhadap warga di lingkungan sekitar yang sedang menghadapi kesulitan.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra