TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Pemerintah Kota Bengkulu bersiap melakukan penataan besar-besaran di kawasan Pasar Panorama sebagai upaya mengembalikan fungsi jalan, menciptakan ketertiban, serta meningkatkan kenyamanan masyarakat saat beraktivitas di pusat perdagangan tersebut. Penataan ini akan melibatkan tim gabungan lintas sektoral yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, hingga sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Langkah penataan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkot Bengkulu dalam menciptakan kawasan pasar yang lebih tertib, bersih, dan representatif sebagai pusat ekonomi masyarakat. Selama ini, kondisi Pasar Panorama dinilai semrawut akibat banyaknya pedagang yang menggunakan badan jalan untuk berjualan, sehingga memicu kemacetan dan mengganggu mobilitas warga.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bengkulu, Rozi Ismariandi, mengatakan rangkaian kegiatan penataan akan diawali dengan apel gabungan seluruh personel yang terlibat. Apel tersebut dijadwalkan berlangsung di Lapangan Gedung Balai Buntar pada Selasa pagi pukul 07.30 WIB.
Menurut Rozi, penataan ini bukan semata-mata bentuk penertiban, melainkan langkah strategis pemerintah dalam menciptakan suasana pasar yang nyaman bagi pedagang maupun pengunjung. Ia menegaskan bahwa seluruh proses dilakukan demi kepentingan bersama agar aktivitas ekonomi di Pasar Panorama dapat berjalan lebih tertata.
“Penataan ini bertujuan mengembalikan fungsi fasilitas umum, terutama badan jalan agar tidak lagi dipenuhi lapak pedagang. Dengan kondisi pasar yang rapi, masyarakat akan lebih nyaman saat berbelanja dan arus lalu lintas juga bisa lebih lancar,” ujar Rozi.
Ia menjelaskan, selama ini persoalan kemacetan dan penumpukan sampah di kawasan pasar menjadi keluhan utama masyarakat. Banyak kendaraan kesulitan melintas karena sebagian jalan digunakan untuk aktivitas berdagang. Selain itu, kondisi lingkungan yang kurang tertata membuat kawasan pasar terkesan kumuh dan tidak nyaman.
Karena itu, Pemkot Bengkulu mengambil langkah tegas dengan melibatkan berbagai unsur dalam proses penataan. Kehadiran aparat gabungan diharapkan dapat memastikan seluruh tahapan berjalan aman, tertib, dan kondusif tanpa menimbulkan gesekan di lapangan.
“Tim gabungan akan bekerja sesuai tugas masing-masing. Kita ingin proses ini berjalan terukur dan humanis. Tujuan utamanya adalah menjadikan Pasar Panorama lebih bersih, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” tambahnya.
Selain melakukan penertiban, pemerintah juga akan mengatur kembali penempatan pedagang agar lebih terorganisir. Pedagang nantinya diharapkan menempati lokasi yang telah disiapkan sehingga tidak lagi menggunakan area terlarang untuk berjualan.
Pemkot juga mengimbau para pedagang untuk mendukung langkah penataan tersebut. Dukungan dari masyarakat dianggap penting agar proses pembenahan pasar dapat berjalan maksimal dan memberikan dampak positif dalam jangka panjang.
Rozi menilai, keberadaan pasar tradisional memiliki peran vital dalam menggerakkan roda ekonomi daerah. Oleh sebab itu, kawasan pasar harus dikelola dengan baik agar mampu memberikan kenyamanan, keamanan, serta daya tarik bagi masyarakat yang datang berbelanja.
Dengan kondisi pasar yang lebih tertata, Pemkot Bengkulu berharap aktivitas ekonomi di Pasar Panorama dapat tumbuh lebih baik. Pembeli akan merasa nyaman berkunjung, sementara pedagang dapat menjalankan usaha dengan lingkungan yang lebih bersih dan teratur.
Tak hanya fokus pada ketertiban, penataan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam membangun wajah Kota Bengkulu yang lebih modern dan tertib. Kawasan Pasar Panorama diharapkan nantinya mampu menjadi contoh pasar tradisional yang bersih, aman, dan nyaman tanpa menghilangkan fungsi utamanya sebagai pusat perdagangan rakyat.
Pemerintah pun meminta seluruh elemen masyarakat ikut menjaga hasil penataan nantinya. Kesadaran bersama dinilai menjadi kunci agar kondisi pasar tetap tertib dan tidak kembali semrawut seperti sebelumnya.
Melalui langkah ini, Pemkot Bengkulu optimistis Pasar Panorama dapat berubah menjadi kawasan perdagangan yang lebih representatif, sehingga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan.
Pewarta : Hasan
Editing : Adi Saputra