Skip to main content

Pemprov Bengkulu Akan Modernisasi Sistem Parkir di Pantai Panjang

Pemprov Bengkulu Akan Modernisasi Sistem Parkir di Pantai Panjang.Senin(26/8)(Herdianson - teropongpublik.co.id)

TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>> Pemerintah Provinsi Bengkulu terus berupaya meningkatkan tata kelola kawasan wisata unggulannya, salah satunya adalah Pantai Panjang. Melalui Dinas Pariwisata dan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pariwisata, Pemprov Bengkulu berencana mengimplementasikan sistem parkir modern dengan teknologi berbasis plang otomatis. Langkah ini merupakan bagian dari upaya penataan parkir di kawasan tersebut, yang selama ini masih perlu peningkatan dari segi keteraturan dan kenyamanan.

Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Isnan Fajri, menegaskan bahwa Pemprov akan membuka peluang bagi pihak ketiga yang ingin berpartisipasi dalam pengelolaan lahan parkir di Pantai Panjang. Hal ini disampaikan Isnan dalam sebuah rapat yang dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata, Murlin Hanizar, serta sejumlah pejabat terkait.

“Kami siap memfasilitasi pihak ketiga yang berminat mengelola parkir di kawasan Pantai Panjang. Ada beberapa lokasi yang selama ini dikelola oleh provinsi dan dapat dikembangkan lebih lanjut oleh pihak ketiga,” ujar Isnan. Menurutnya, kehadiran investor lokal yang serius dalam mengelola lahan parkir ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan parkir yang lebih tertib dan profesional, sehingga memberikan dampak positif bagi wisatawan serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata.

Sebagai langkah awal, Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu telah menetapkan satu zona di Pantai Panjang yang akan dilengkapi dengan sistem parkir otomatis pada tahun ini. Kepala Dinas Pariwisata, Murlin Hanizar, menjelaskan bahwa zona 3 di belakang BIM akan menjadi area percontohan bagi penerapan sistem ini. Zona ini dipilih karena strategis dan memiliki potensi besar untuk dioptimalkan.

“Pada tahap pertama, kami akan menerapkan sistem plang otomatis di zona 3. Di Pantai Panjang sendiri ada tiga zona parkir, dan nantinya akan ada delapan titik lahan parkir yang akan dikelola dengan sistem ini,” kata Murlin. Ia menambahkan, lahan-lahan parkir tersebut akan disewakan kepada pihak ketiga dengan harga yang ditentukan per meter, sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) tentang Retribusi dan Pajak Daerah Provinsi Bengkulu.

Murlin juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap peraturan yang ada, baik bagi pihak ketiga yang akan mengelola parkir, maupun para pengunjung yang memanfaatkan fasilitas tersebut. Pengelolaan yang baik diharapkan tidak hanya akan meningkatkan kenyamanan pengunjung, tetapi juga menjaga keindahan dan kebersihan Pantai Panjang sebagai destinasi wisata andalan Bengkulu.

Dengan upaya modernisasi ini, Pemprov Bengkulu berharap Pantai Panjang tidak hanya menjadi lebih tertib dari segi pengelolaan parkir, tetapi juga mampu bersaing dengan destinasi wisata lain yang sudah lebih dulu menerapkan teknologi serupa. Hal ini sejalan dengan visi Pemprov untuk terus memajukan sektor pariwisata sebagai salah satu pilar utama ekonomi daerah.

Ke depan, Pemprov Bengkulu akan terus memantau perkembangan dan efektivitas sistem parkir otomatis ini, serta melakukan evaluasi secara berkala untuk memastikan tujuan peningkatan PAD dan pelayanan kepada masyarakat dapat tercapai. Implementasi sistem ini diharapkan menjadi salah satu contoh sukses kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor swasta dalam pengelolaan destinasi wisata.

Pewarta : Herdianson

Editing: Adi Saputra