TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>>>Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas infrastruktur wilayah, khususnya sarana transportasi yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat pedesaan. Pada tahun anggaran 2026, Pemprov Bengkulu memastikan bahwa Kabupaten Bengkulu Utara akan menjadi salah satu daerah yang memperoleh porsi pembangunan cukup besar melalui peningkatan lima ruas jalan strategis.
Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu melalui Kasi Reservasi PUPR, Sajiwo Winarno. Ia menjelaskan bahwa peningkatan infrastruktur tersebut telah masuk dalam rencana kerja serta penganggaran tahun 2026. Lima ruas jalan yang akan menjadi fokus pembangunan tersebar di beberapa kecamatan yang selama ini membutuhkan penanganan untuk mendukung mobilitas masyarakat.
“Tahun 2026 ada lima titik ruas jalan, yaitu Bukit Indah–Napal Putih, Ketahun–Giri Mulya, Jembatan Lembah Duri, Lais–Gunung Selan, dan Sukarami–Padang Jaya,” jelas Sajiwo. Menurutnya, seluruh lokasi tersebut dipilih berdasarkan tingkat urgensi, kondisi kerusakan, serta dampak langsung yang akan dirasakan masyarakat jika pembangunan segera dilakukan.
Ruas jalan Bukit Indah–Napal Putih misalnya, menjadi akses vital bagi warga yang menggantungkan kegiatan ekonomi pada sektor pertanian dan perkebunan. Begitu pula Ketahun–Giri Mulya yang dalam beberapa tahun terakhir kerap dikeluhkan warga akibat kerusakan yang menghambat distribusi hasil bumi. Sementara itu, pembangunan di kawasan Jembatan Lembah Duri hingga Lais–Gunung Selan menjadi prioritas untuk membuka konektivitas desa yang letaknya relatif jauh dari pusat kecamatan. Adapun ruas Sukarami–Padang Jaya dinilai penting untuk mendukung pergerakan masyarakat, khususnya akses menuju fasilitas publik dan pasar desa.
Sajiwo menambahkan, pembangunan infrastruktur jalan ini tidak hanya sekadar memperbaiki ruas yang rusak, namun juga menjadi upaya pemerintah untuk menata jaringan transportasi yang lebih terintegrasi dan mampu mendorangkan pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan infrastruktur yang memadai, arus barang dan jasa diyakini dapat bergerak lebih cepat dan efisien, sehingga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan warga.
“Ya, pembangunan ini juga bertujuan untuk membantu masyarakat kita agar ke depan tidak ada lagi keluhan terkait jalan rusak,” ujar Sajiwo. Ia menegaskan bahwa Pemprov Bengkulu berkomitmen memberikan pelayanan terbaik melalui pembangunan infrastruktur yang merata di seluruh wilayah kabupaten dan kota.
Selain itu, Sajiwo juga menyebutkan bahwa pembangunan lima ruas jalan pada 2026 akan dikerjakan secara bertahap, disesuaikan dengan kesiapan teknis serta proses anggaran yang diatur dalam mekanisme pemerintah. Meski begitu, pihaknya memastikan seluruh proyek digarap dengan standar kualitas yang baik agar hasilnya dapat digunakan masyarakat dalam jangka panjang.
Pemerintah daerah berharap masyarakat dapat mendukung program ini, terutama dalam menjaga kondisi jalan setelah selesai dibangun serta memberikan masukan terkait kebutuhan prioritas infrastruktur lainnya. Dengan kerja sama semua pihak, pembangunan yang dilakukan tidak hanya bermanfaat saat ini, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi kemajuan Bengkulu Utara.
Pewarta : AMG
Editing : Adi Saputra