TEROPONGPUBLIK.CO.ID<<<>>>> Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai merealisasikan program peningkatan jalan lingkungan dengan melakukan pengaspalan hotmix paket 1. Program ini mencakup 23 titik jalan gang maupun perumahan di berbagai wilayah Kota Bengkulu.
Senin (8/9/2025), pekerjaan pengaspalan resmi dimulai dari Jalan Ciliwung Bawah, Kelurahan Lempuing, Kecamatan Ratu Samban. Jalan sepanjang 586 meter itu kini sudah mulai digarap dengan aspal hotmix agar lebih mulus dan nyaman dilalui.
Kepala Dinas PUPR Kota Bengkulu, Noprisman, menjelaskan bahwa program ini sejalan dengan visi misi Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi dan Wakil Wali Kota Ronny PL Tobing yang sedang gencar memperbaiki infrastruktur, khususnya jalan lingkungan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.
“Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas PUPR akan terus berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur untuk mendukung mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah. Salah satu prioritas tahun 2025 adalah peningkatan jalan lingkungan, gang, serta jalan perumahan,” ujar Noprisman.
Menurutnya, perbaikan jalan bukan sekadar soal fisik, tetapi juga membawa dampak luas bagi masyarakat. Jalan yang baik akan mempermudah akses warga menuju sekolah, fasilitas kesehatan, maupun pusat ekonomi. Selain itu, kondisi jalan yang mulus juga diyakini dapat meningkatkan nilai aset di sekitar lokasi.
“Kondisi jalan yang baik akan memberikan dampak positif yang signifikan. Akses yang lancar akan mendorong peningkatan aktivitas ekonomi, memudahkan pelayanan pendidikan dan kesehatan, serta secara langsung meningkatkan kualitas hidup warga. Tidak kalah penting, jalan yang representatif juga memperkuat daya saing daerah,” jelasnya.
Di sisi lain, warga sekitar Jalan Ciliwung Bawah menyambut dengan antusias proyek pengaspalan ini. Mereka menilai upaya pemerintah sangat tepat karena jalan tersebut sebelumnya sudah lama mengalami kerusakan, sehingga sering dikeluhkan warga.
“Alhamdulillah sekarang jalan kami sudah mulai diaspal. Terima kasih kepada Pak Wali Kota dan Pak Wakil yang sudah mendengarkan keluhan masyarakat. Dengan jalan yang bagus, aktivitas kami jadi lebih lancar, anak-anak sekolah pun lebih nyaman berangkat,” ungkap Siti, salah seorang warga Lempuing.
Warga lain juga menyampaikan rasa syukurnya. Menurut mereka, pembangunan infrastruktur jalan lingkungan bukan hanya sekadar memudahkan transportasi, tetapi juga membuat lingkungan terlihat lebih tertata dan bersih.
Pemerintah Kota Bengkulu memastikan program pengaspalan tidak berhenti di satu titik saja. Secara bertahap, 23 ruas jalan dalam paket 1 akan ditangani sesuai perencanaan. Pemkot juga berkomitmen menjaga kualitas pengerjaan agar hasilnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.
Noprisman menambahkan, partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga jalan yang telah dibangun. Ia berharap warga ikut merawat lingkungan agar jalan tidak cepat rusak.
“Perbaikan jalan ini memang tanggung jawab pemerintah, tetapi keberlanjutannya juga ditentukan oleh peran serta masyarakat. Kami mengajak warga bersama-sama menjaga fasilitas umum yang sudah dibangun,” tutupnya.
Dengan dimulainya pengaspalan hotmix di Jalan Ciliwung Bawah, Pemkot Bengkulu optimistis program peningkatan jalan lingkungan tahun 2025 dapat memberikan manfaat nyata, memperlancar mobilitas warga, dan menjadi langkah maju dalam mewujudkan kota yang lebih nyaman dan produktif.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra