PROVINSI BENGKULU. TEROPONGPUBLIK.COM - Menyikapi kejadian yang terjadi ulah mahasiswa Papua yang merobohkan bendera merah putih dan membuangnya kedalam selokkan yang berada didepan asrama Papua.jalan kalasan. Jumat 16/8/2019.
Hingga ratusan warga yang tergabung berbagai ormas di Surabaya Menyeruduk asrama mahasiswa papua di jalan kalasan Surbaya dan sempat terjadi keributan sampai terjadi demo dan pembakaran di papua.
Sebagai Gubernur bengkulu saya berharap jangan sampai terjadi di Provinsi Bengkulu,dan kita berharap kejadian ini segera berakhir dan semoga mendapatkan solusi yang terbaik untuk Bangsa Ini,,dan secara khusus untuk mahasiswa papua yang ada
diProvisi Bengkulu dengan Kondisi aman,harmonis baik dibagian kampus baik juga di bagian masyarakat di lingkungan kampus.
Gubernur Bengkulu Rohidin mersyah bisa menjamin dan memastikan bahwa masyarakat Papua yang menebus study diBengkulu sekali lagi dalam kondisi aman, terjaga, dan proses perkulian mereka berjalan dengan baik.
"Memang selama ini mereka sangat dekat dengan masyarakat dan aktif dalam kegiatan-kegiatan pemerintahan dan kepemudaan bahkan natal bersama pada tahun 2018 itupun dipusatkan diProwinsi Bengkulu untuk wilaya Sumatera,"jelas Rohidin.
"Kita juga melihat langsung bagaimana harmonisasi antar etnis dan Pemeluk agama diProvinsi Bengkulu,maka dari itu saya sangat berharap sekali kepada seluruh masyarakat Provinsi Bengkulu untuk selalu menjaga upaya pencegahan dini dan saya memintak kepada semua pihak untuk sama -sama kita terjun ketengah masyrakat dan memberikan pemahaman dan memberi edukuasi kepada masyrakat,dan menyikapi kerusuhan yang tidak kita inginkan seperti di Papua,itu pun betul-betul kita hindari jangan sampai terjadi di Provinsi Bengkulu. "Pangkas Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah melaluhi pesan Whaspnya.(Ameng