Skip to main content

PINSAR Bengkulu Tingkatkan Posisi Tawar Peternak Unggas

erhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (PINSAR) Provinsi Bengkulu berperan penting dalam meningkatkan posisi tawar peternak unggas, khususnya dalam hal pemenuhan sarana produksi usaha.Selasa(16/7)(Herdianson - teropongpublik.co.id)

TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (PINSAR) Provinsi Bengkulu berperan penting dalam meningkatkan posisi tawar peternak unggas, khususnya dalam hal pemenuhan sarana produksi usaha. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas hewan unggas serta memastikan harga yang lebih kompetitif di pasaran.

Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, menegaskan hal tersebut saat menerima audiensi Pengurus Wilayah PINSAR Provinsi Bengkulu di Balai Raya Semarak Bengkulu pada Senin (15/07). Ia mengungkapkan dukungannya terhadap PINSAR dan mengapresiasi inisiatif yang diambil oleh organisasi tersebut.

"Apabila kita bergabung bersama, akan lebih mudah untuk berkonsultasi jika ada permasalahan dalam usaha. Kami menyambut baik PINSAR Provinsi Bengkulu dan, jika memungkinkan, minggu depan ini bisa kita lantik kepengurusannya," ujar Gubernur Rohidin.

Ketua PINSAR Provinsi Bengkulu, Muhammad Apriadi, menjelaskan bahwa PINSAR berada di bawah pengawasan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan di tingkat provinsi. Pimpinan Wilayah PINSAR Provinsi Bengkulu telah terbentuk sejak 9 Juli 2024 dan akan segera dikukuhkan.

Dalam jangka pendek, PINSAR Provinsi Bengkulu berkomitmen untuk menjadi wadah pemasaran dan perhimpunan peternak unggas. Salah satu target utamanya adalah menyetarakan harga jual unggas di pasaran dan mengoptimalkan produksi telur dari daerah sendiri.

"Seperti yang diarahkan oleh Pak Gubernur, kami akan menjalankan langkah-langkah tersebut setelah pelantikan. Terlebih lagi, suplai telur ke Bengkulu selama ini masih banyak dari provinsi lain, dan harga ternak unggas di Bengkulu masih cukup berbeda dibandingkan daerah lain," jelas Apriadi.

Apriadi juga mengungkapkan harapannya agar PINSAR dapat bersinergi dengan pemerintah daerah dan mendapatkan dukungan dari semua pihak. Ia menekankan pentingnya kolaborasi untuk memastikan ketersediaan dan harga daging unggas serta telur yang lebih baik, sehingga kesejahteraan peternak unggas di Provinsi Bengkulu dapat meningkat.

"Dengan terbentuknya PINSAR, kami berharap populasi hewan unggas di Provinsi Bengkulu akan meningkat dan harganya bisa lebih bersaing," pungkas Apriadi.

Gubernur Rohidin Mersyah juga menambahkan bahwa pemerintah daerah siap memberikan dukungan penuh kepada PINSAR untuk mewujudkan tujuan-tujuan tersebut. Ia percaya bahwa dengan adanya organisasi yang kuat dan terstruktur, peternak unggas di Bengkulu akan memiliki daya saing yang lebih baik, baik dari segi kualitas maupun harga.

Melalui langkah-langkah yang akan diambil oleh PINSAR, diharapkan sektor perunggasan di Bengkulu dapat berkembang lebih pesat dan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian daerah. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan masyarakat, sangat dibutuhkan untuk mencapai keberhasilan ini.

Dengan demikian, keberadaan PINSAR di Bengkulu diharapkan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan peternak unggas, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas bagi perekonomian daerah secara keseluruhan.

Pewarta : Herdianson

Editing : Adi Saputra