BENGKULUUTARA.TEROPONGPUBLIK.CO.ID>><< Keberhasilan wadah pendidikan swasta,pusat pendidikan masyarakat (PKDM )AL.Huda, Non Pormal KPS, yang berpusat di Desa Pasar Kerkap. kecamatan Air Napal.Kabupaten Bengkulu Utara dalam proses belajar mengajar telah melahirkan Bibit Bibit anak bangsa di usia sekolah atau di atas usia sekolah yang berpendidikan,berwawasan,menciptakan kepribadian yang tanguh mampu bersaing ilmu pendidikan setara dengan internasional dengan sistem pembelajaran modul Tiga cara pembelajaran sesuai kemampuan dan kesibukan peserta itu sendiri.
Ketua PKDM Al Huda, Bambang Irawan Mt. P. d. I, menjelaskan pada media ini saat di temui di Madrasah Mis. al-hikmah Desa Padang Kol Dalam Kecamatan Hulu Palik,kabupaten Bengkulu Utara.kegiatan pembagian Ijazah tiga jari pada peserta ujian paket, PKDM Al.Huda adalah tempat untuk solusi Bagi anak usia sekolah dan diatas usia sekolah untuk menggapai cita-cita yang tertunda disebabkan ketidak mampuan orang tua atau satu hal yang menyebabkan putus sekolah, PKDM siap menampung dan memperjuangkan sesuai pungsi PKDM.selasa(11/08/2020).
"Jadi PKDM AL.HUDA ini sudah berjalan dari tahun 2006,semenjak kita berdiri sudah hampir 1000 orang yang sudah lulus, bahkan sudah 60%yang berhasil,sukses di dalam bidang nya,mulai dari perangkat desa bahkan sudah ada yang menjadi dewan," Ungkap Bambang.
Di lanjutkan Bambang, untuk mengakomodir anak usia sekolah dan di atas usia sekolah yang Punya keinginan melanjutkan sekolah terhalang karena satu hal maka kita masukan mereka untuk belajar dalam PKDM dan mendapatkan Ijazah setara dengan Normal,paket A setara dengan Ijazah SD, paket B setara dengan Ijazah SMP, paket C setara dengan Ijazah SMA, dengan mendapat kan Ijazah ini tidak ada hambatan untuk para peserta kejenjang yang lebih tinggi. Lanjut Bambang.
PKDM AL. HUDA, memberikan kemudahan bagi peserta untuk mengikuti mata pelajaran yang perpedoman pada kesibukan,kemauan dan kemampuan peserta sesuai umur sehingga mereka bisa meresapi pelajaran yang diberikan.
"Ada 3 cara yang kita berikan, pertama sistem tatap muka, kemudian tutoria ketiga mandiri,jadi sistem pembelajarannya kita perbanyak modul modul dengan banyak membaca persis kayak ujian universitas terbuka," Papar Bambang.
Bambang berharap kedepan nya semakin banyak masyarakat mempunyai keinginan untuk merubah pola hidup sesuai kemajuan zaman, memilih PKDM AL.HUDA,menjadi landasan masyarakat dalam menggapai cita-cita,sekira nya pemerintah lebih memperhatikan kegiatan ini terutama dalam segi sarana Bangunan untuk tempat belajar.
"Kita sangat membutuhkan bangunan tempat belajar,sampai saat ini kita masih numpang di sebuah rumah,saya berharap kita bijak untuk kita lihat, agar pemerintah daerah maupun pusat bisa membuat semacam permen khusus untuk PKDM bisa mengakses Dana Bangunan untuk tempat belajar,"tutup Bambang. (K.Biro)