TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Pemerintah Kota Bengkulu menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Bengkulu periode 2025-2045 di Hotel Nala Sea Side, Senin (1/4). RPJPD ini merupakan dokumen acuan untuk mengarahkan pembangunan selama 20 tahun ke depan, guna menciptakan konsistensi antara kebijakan, pelaksanaan, dan hasil pembangunan daerah.
RPJPD Kota Bengkulu memfokuskan pada lima aspek utama: pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), perekonomian inklusif berkelanjutan melalui ekonomi kreatif, tata kelola pemerintahan yang adaptif dan transparan, pelestarian sosial, kebudayaan, dan ekologi, serta pembangunan infrastruktur.
"Kita mengacu pada RPJPN di tingkat pusat agar selaras, sehingga RPJPD yang kita susun bisa dirasakan manfaatnya 20 tahun ke depan," ujar Arif, salah satu pejabat yang hadir. Ia menekankan pentingnya menyelaraskan persepsi dalam penyusunan RPJPD dan memastikan program-program yang baik tetap berlanjut.

Arif mencontohkan beberapa program unggulan yang akan terus dilanjutkan, seperti BPJS gratis, program 1000 jalan mulus, dan merdeka ijazah. "Program yang sudah berjalan baik harus dipertahankan demi kesinambungan, agar masyarakat tetap merasakan manfaat seperti berobat gratis, pendidikan gratis, dan bantuan bagi anak yatim," jelasnya.
RPJPD ini menjadi landasan penting bagi Pemerintah Kota Bengkulu dalam merancang kebijakan yang akan membawa dampak positif bagi masyarakat, memastikan pembangunan berkelanjutan, dan meningkatkan kesejahteraan warga Kota Bengkulu di masa depan. Musrenbang ini diharapkan menghasilkan rencana yang matang dan aplikatif, membawa Bengkulu menuju kemajuan yang lebih baik dalam dua dekade mendatang.
Pewarta : Herdianson
Editing : Adi Saputra