Skip to main content

RS Tiara Sella Bantah Tuduhan Penolakan Pasien, Beri Klarifikasi Lengkap

RS Tiara Sella Bantah Tuduhan Penolakan Pasien, Beri Klarifikasi Lengkap.jumat(27/12)(AMG - teropongpublik.co.id)

TEROPONGPUBLIK.CO.ID -Direktur RS Tiara Sella, dr. Syella Ania, MARS, menegaskan bahwa pihak rumah sakitnya tidak pernah menolak pasien yang datang untuk mendapatkan perawatan. Hal tersebut ia ungkapkan saat memberikan klarifikasi kepada Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu dalam sidak terkait dugaan penolakan pasien di RS Tiara Sella.

Menurut dr. Syella, seluruh prosedur penanganan pasien telah sesuai dengan standar yang berlaku. Ia memberikan contoh kasus seorang ibu hamil yang menjadi perhatian publik. "Kami telah menangani pasien tersebut sesuai prosedur. Namun, keluarga pasien memutuskan pulang atas inisiatif sendiri, meskipun kami sudah memberikan obat dan menyarankan agar dirujuk ke rumah sakit lain untuk memastikan kondisinya stabil," ungkapnya.

Kasus lain yang turut disorot dalam sidak adalah insiden yang menimpa pasien kecelakaan, Edi Wagimin (63). Pasien ini disebut-sebut tidak menerima rujukan melalui Sistem Informasi Rujukan Terintegrasi (Sisrute), sehingga terpaksa berpindah-pindah rumah sakit sebelum akhirnya dirawat di RS Gading Medika.

Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu, Usin, menyoroti pentingnya penggunaan Sisrute agar proses rujukan lebih terorganisasi dan efisien. "Pasien seharusnya bisa langsung dirujuk tanpa perlu berpindah-pindah, sehingga tidak ada kebingungan dalam penanganan," kata Usin.

Menanggapi hal tersebut, dr. Syella menjelaskan bahwa dalam situasi tertentu, pihaknya terkadang harus mengambil langkah cepat untuk kepentingan pasien. "Prosedur Sisrute memang ada, tetapi dalam kasus ini pasien butuh penanganan segera. Dokter spesialis Ortopedi kami sedang cuti Nataru, jadi kami langsung mengarahkan pasien ke RSUD dengan asumsi fasilitas dan dokter spesialis tersedia di sana," jelasnya. Ia menambahkan bahwa pasien telah menerima tindakan awal sebelum dirujuk.

Dr. Syella berharap klarifikasi ini dapat menghilangkan kesalahpahaman di masyarakat terkait dugaan penolakan pasien di RS Tiara Sella. "Komitmen kami adalah selalu memberikan pelayanan terbaik sesuai prosedur yang berlaku. Tidak ada niat untuk menelantarkan atau menolak pasien," tegasnya.

Sidak yang dilakukan Komisi IV DPRD diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan memperbaiki sistem pelayanan kesehatan di rumah sakit. "Kami siap untuk terus bekerja sama dan memperbaiki jika ada kekurangan dalam pelayanan kami," tutup dr. Syella.

Dengan penjelasan ini, RS Tiara Sella berharap dapat mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang mereka berikan.
Pewarta: AMG
Editing: Adi Saputra