Skip to main content

Satpol PP Kota Bengkulu Tingkatkan Patroli Malam, Cegah Balap Liar dan Gangguan Ketertiban Selama Libur Sekolah

Personel Satpol PP Kota Bengkulu melaksanakan patroli malam di kawasan Jalan Cendana, sekitar Stadion Sawah Lebar, sebagai upaya mengantisipasi aksi balap liar dan menjaga ketenteraman serta ketertiban umum selama masa libur sekolah. (Foto: Dok. Satpol PP Kota Bengkulu).

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>>  Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu terus memperkuat pengawasan terhadap potensi gangguan ketenteraman dan ketertiban umum selama masa libur sekolah. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengintensifkan patroli rutin pada malam hingga dini hari guna mengantisipasi aksi balap liar maupun aktivitas lain yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat.

Patroli tersebut kembali dilaksanakan pada Sabtu dini hari (27/6/2026) oleh personel Peleton 2 Jaga Kota yang dipimpin Komandan Peleton (Danton) 2, Husni Thamrin Sihombing. Tim menyisir sejumlah titik yang selama ini kerap dijadikan lokasi berkumpulnya para remaja, termasuk ruas Jalan Cendana di kawasan sekitar Stadion Sawah Lebar.

Kawasan tersebut menjadi salah satu lokasi yang mendapat perhatian khusus karena sebelumnya beberapa kali dilaporkan menjadi tempat munculnya aktivitas balap liar pada malam hingga menjelang subuh. Kehadiran petugas di lapangan bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah munculnya pelanggaran ketertiban umum.

Dari hasil pemantauan yang dilakukan sepanjang patroli, petugas tidak menemukan adanya aktivitas balap liar maupun gangguan keamanan lainnya. Situasi di kawasan yang dipantau terpantau kondusif hingga patroli berakhir.

Kepala Satpol PP Kota Bengkulu, Dr. Sahat Marulitua Situmorang, mengatakan bahwa patroli akan terus ditingkatkan, terutama selama musim libur sekolah yang dinilai memiliki potensi meningkatnya aktivitas remaja di luar rumah pada malam hari.

Menurutnya, kehadiran personel Satpol PP di lapangan bukan hanya sebagai bentuk penegakan peraturan daerah, tetapi juga langkah preventif agar potensi gangguan ketenteraman masyarakat dapat dicegah sejak dini.

"Patroli malam dan dini hari akan terus kami tingkatkan untuk mengantisipasi munculnya kembali aksi balap liar maupun berbagai bentuk gangguan ketertiban umum lainnya. Kami ingin memastikan masyarakat dapat beraktivitas dan beristirahat dengan aman," ujarnya.

Selain melakukan patroli langsung, Satpol PP Kota Bengkulu juga membuka akses pengaduan masyarakat melalui layanan cepat LAPOR Satpol PP Kota Bengkulu. Warga yang mengetahui atau mengalami gangguan ketenteraman dan ketertiban umum dapat menyampaikan laporan melalui pesan WhatsApp ke nomor 0813-1090-101 agar petugas dapat segera melakukan tindak lanjut.

Sahat menjelaskan, partisipasi masyarakat sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib. Informasi yang cepat dari warga akan memudahkan petugas mengambil langkah penanganan secara cepat dan tepat.

Tak hanya mengandalkan patroli aparat, Satpol PP juga mengajak para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak selama masa liburan sekolah. Orang tua diminta mengetahui aktivitas putra-putrinya, terutama pada malam hingga dini hari, agar tidak terlibat dalam kegiatan yang dapat membahayakan keselamatan diri maupun orang lain.

Ia mengingatkan bahwa balap liar bukan sekadar pelanggaran ketertiban umum, tetapi juga berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas yang dapat menimbulkan korban jiwa serta mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar.

Satpol PP berharap sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, masyarakat, dan keluarga mampu menciptakan suasana Kota Bengkulu yang tetap aman, tertib, dan kondusif selama berlangsungnya masa libur sekolah.

Melalui patroli rutin, pengawasan lapangan, serta dukungan laporan masyarakat, Pemerintah Kota Bengkulu berkomitmen menekan berbagai bentuk pelanggaran ketertiban umum sehingga ruang publik tetap nyaman digunakan oleh seluruh warga.

Dengan pengawasan yang dilakukan secara berkesinambungan, diharapkan aksi balap liar maupun aktivitas yang berpotensi mengganggu ketenteraman masyarakat dapat dicegah sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.

Pewarta :Amg

Editing : Adi Saputra