TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<<>>>> Proses seleksi calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kota Bengkulu tahun 2026 memasuki tahap akhir. Dari ratusan pelajar yang mengikuti tahapan seleksi, sebanyak 36 peserta terbaik berhasil lolos dan dipersiapkan untuk menjadi anggota Paskibraka Kota Bengkulu pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mendatang.
Seleksi yang digelar oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bengkulu tersebut berlangsung ketat dan melibatkan berbagai tahapan penilaian, mulai dari administrasi, kesehatan, kemampuan fisik, hingga tes wawasan kebangsaan dan kedisiplinan.
Kepala Kesbangpol Kota Bengkulu, Saifull Apandi, mengatakan bahwa tahun ini jumlah peserta yang mendaftar mencapai 273 orang yang berasal dari berbagai SMA dan SMK di Kota Bengkulu. Setelah melalui proses seleksi yang panjang, akhirnya terpilih 36 peserta terbaik untuk mengisi formasi Paskibraka tingkat kota.
“Dari total 273 peserta yang mengikuti seleksi, kita sudah mendapatkan 36 peserta terbaik. Mereka inilah yang nantinya dipersiapkan untuk menjadi anggota Paskibraka Kota Bengkulu,” ujar Saifull, Kamis (7/5/2026).
Tidak hanya itu, Pemerintah Kota Bengkulu juga telah mengirimkan enam peserta terbaik sebagai delegasi untuk mengikuti seleksi Paskibraka tingkat Provinsi Bengkulu. Keenam peserta tersebut terdiri dari tiga putra dan tiga putri yang dinilai memiliki kemampuan dan potensi lebih unggul dibanding peserta lainnya.
Menurut Saifull, keenam delegasi tersebut akan kembali bersaing dengan peserta dari kabupaten dan kota lain di Provinsi Bengkulu untuk memperebutkan posisi sebagai anggota Paskibraka tingkat provinsi bahkan nasional.
“Sudah kita kirim enam nama, terdiri dari tiga putra dan tiga putri. Mereka akan mengikuti seleksi lanjutan di tingkat provinsi. Nantinya akan dipilih lagi siapa yang lolos menjadi Paskibraka provinsi maupun nasional,” jelasnya.
Ia menambahkan, hingga saat ini pengumuman resmi terkait perankingan peserta Paskibraka tingkat Kota Bengkulu masih belum diumumkan secara penuh. Hal itu dilakukan karena pihaknya masih menunggu hasil final seleksi di tingkat provinsi dan pusat.
Langkah tersebut diambil untuk mengantisipasi kemungkinan adanya peserta delegasi Kota Bengkulu yang tidak lolos di tingkat provinsi ataupun nasional dan dikembalikan ke kuota daerah. Jika hal itu terjadi, maka peserta tersebut otomatis akan kembali masuk dalam formasi Paskibraka tingkat kota.
“Pengumuman ranking tingkat kota memang belum kita keluarkan karena masih menunggu hasil final dari provinsi dan pusat. Kalau nanti ada peserta yang dikembalikan dari tingkat atas, otomatis mereka masuk kembali ke kuota kota,” terang Saifull.
Proses seleksi Paskibraka sendiri menjadi agenda rutin tahunan yang selalu mendapat perhatian besar dari masyarakat, khususnya kalangan pelajar. Selain menjadi ajang pembentukan karakter dan kedisiplinan, keikutsertaan dalam Paskibraka juga dianggap sebagai bentuk kehormatan bagi siswa yang terpilih.
Kesbangpol Kota Bengkulu memastikan seluruh proses seleksi dilakukan secara transparan dan objektif. Penilaian peserta melibatkan tim gabungan dari unsur TNI, Polri, tenaga kesehatan, psikolog, hingga unsur pendidikan guna memastikan peserta yang terpilih benar-benar memenuhi standar.
Saifull juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti tahapan seleksi dengan semangat dan disiplin tinggi. Meski tidak semua peserta berhasil lolos, ia berharap pengalaman mengikuti seleksi Paskibraka dapat menjadi bekal positif bagi para pelajar dalam membangun karakter dan jiwa nasionalisme.
“Yang terpilih tentu merupakan yang terbaik, tetapi yang belum berhasil jangan berkecil hati. Semua peserta sudah menunjukkan semangat luar biasa dan itu menjadi nilai penting dalam membentuk generasi muda yang disiplin dan cinta tanah air,” katanya.
Ia menargetkan seluruh proses penetapan anggota Paskibraka Kota Bengkulu selesai pada Juli 2026. Setelah seluruh nama resmi diumumkan, para peserta yang lolos akan langsung mengikuti masa karantina dan pemusatan latihan intensif sebagai persiapan menjelang upacara pengibaran bendera merah putih pada 17 Agustus mendatang.
“Insyaallah bulan Juli semuanya sudah final. Setelah itu peserta langsung masuk masa karantina dan menjalani latihan terpusat,” tutup Saifull.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra