TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Bengkulu, Alex Periansyah, menekankan pentingnya memperkuat koordinasi dan sinergi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam mendukung pelaksanaan program prioritas pemerintah daerah.
Penegasan tersebut disampaikan Alex saat memimpin kegiatan pembinaan di lingkungan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bengkulu, yang turut dihadiri Kepala Dinas Sosial Sahriyenita serta Kepala Bagian Pemerintahan Rakhmat Novar Riawan.
Dalam arahannya, Alex mengingatkan bahwa salah satu tantangan utama dalam birokrasi adalah munculnya ego sektoral antar instansi. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menghambat efektivitas pelayanan publik jika tidak segera diantisipasi dengan komunikasi yang baik.
Ia menegaskan bahwa setiap OPD harus mampu bekerja secara kolaboratif, terlebih dalam kegiatan yang melibatkan lintas sektor dan membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.
“Koordinasi itu mutlak. Jangan sampai ada dinas yang berjalan sendiri tanpa komunikasi. Ini bisa menimbulkan benturan kepentingan dan membingungkan pelaksana di lapangan,” ujar Alex.
Menurutnya, seringkali terjadi situasi di mana kepala dinas dihadapkan pada beberapa tugas dalam waktu bersamaan akibat kurangnya sinkronisasi antar pimpinan. Hal ini tidak hanya berdampak pada efektivitas kerja, tetapi juga berpotensi mengganggu kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Alex juga menyoroti peran penting Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang kerap diminta membantu berbagai kegiatan lintas dinas, seperti operasi penertiban oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan maupun kegiatan yang digelar Dinas Pariwisata.
Tanpa koordinasi yang terstruktur melalui jalur asisten, lanjutnya, permintaan tersebut berisiko menimbulkan tumpang tindih jadwal serta kebingungan di tingkat pelaksana.
“Jika tidak dikoordinasikan dengan baik, staf di lapangan bisa kebingungan menentukan prioritas pekerjaan. Ini yang harus kita hindari,” tambahnya.
Sebagai pejabat yang baru menjabat sekitar satu pekan, Alex mengaku memilih pendekatan berbeda dalam menjalankan tugasnya. Ia lebih mengedepankan metode “jemput bola” dengan turun langsung ke lapangan untuk bertemu jajaran OPD, dibandingkan hanya mengandalkan rapat formal di kantor.
Langkah tersebut dilakukan guna memperkuat komunikasi sekaligus mengenal lebih dekat struktur organisasi yang berada di bawah koordinasinya, mulai dari pejabat eselon III, IV, hingga subkoordinator.
Tercatat, terdapat 14 OPD, 9 kecamatan, dan 67 kelurahan yang menjadi bagian dari lingkup koordinasi Asisten I Setda Kota Bengkulu.
Dalam kesempatan itu, Alex juga menyampaikan salam dari Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi yang tengah menunaikan ibadah haji, serta Wakil Walikota Ronny yang sedang menjalankan tugas di luar daerah.
Ia memastikan bahwa meskipun pimpinan daerah tidak berada di tempat, roda pemerintahan tetap berjalan optimal di bawah koordinasi Sekretaris Daerah.
Lebih lanjut, Alex menegaskan komitmen jajaran pemerintah kota untuk terus menjaga konsistensi dalam menjalankan visi dan misi kepala daerah, terutama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Kita semua punya tanggung jawab yang sama, yaitu memastikan program pemerintah berjalan dengan baik. Dengan koordinasi yang solid, tidak ada hambatan yang tidak bisa kita atasi,” pungkasnya.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra