Skip to main content

Tangis Haru Warnai Pertemuan Orang Tua dengan Paskibraka Bengkulu Tengah

Tangis Haru Warnai Pertemuan Orang Tua dengan Paskibraka Bengkulu Tengah

TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<>> Suasana penuh haru dan kebahagiaan mewarnai pertemuan antara para orang tua dengan anak-anak mereka yang tergabung dalam Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bengkulu Tengah tahun 2025. Setelah melaksanakan tugas mulia pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Senin (18/8/2025), para anggota Paskibraka akhirnya dapat kembali bertemu keluarga setelah sepuluh hari menjalani pemusatan pendidikan dan pelatihan (pusdiklat).

Tangis bahagia, pelukan hangat, serta raut wajah penuh bangga terpancar dari orang tua maupun anggota Paskibraka. Mereka melepas rindu yang selama ini tertahan, sekaligus mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan anak-anaknya menyelesaikan tugas negara dengan baik.

Salah satu momen mengharukan datang dari keluarga Nafis Ma’ruf, pelajar SMAN 01 Bengkulu Tengah. Ibunya, Ratna Nengsih, tak kuasa menahan air mata ketika akhirnya dapat memeluk sang putra usai prosesi pengibaran dan penurunan Sang Saka Merah Putih.

“Alhamdulillah, putra kami Nafis bisa terpilih menjadi anggota Paskibraka Kabupaten. Alhamdulillah juga hingga hari ini ia tetap sehat. Kami sekeluarga sangat berterima kasih kepada seluruh panitia dan pelatih yang sudah mendukung anak-anak kami hingga sampai ke tahap ini,” ungkap Ratna dengan suara bergetar.

Ia menuturkan, rasa rindu begitu mendalam selama sepuluh hari berpisah dengan sang anak. Namun, kerinduan itu sedikit terobati berkat unggahan kegiatan Paskibraka yang rutin dibagikan oleh Badan Kesbangpol Bengkulu Tengah melalui media sosial resminya. “Setidaknya, meski tidak bisa bertemu langsung, kami tetap bisa mengikuti aktivitas mereka,” tambahnya.

Bagi Ratna dan orang tua lain, pencapaian ini bukan hanya kebanggaan pribadi, melainkan juga kebanggaan daerah. Menurutnya, kesempatan menjadi Paskibraka adalah pengalaman berharga yang akan membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, serta jiwa nasionalisme pada diri generasi muda.

Tangis Haru Warnai Pertemuan Orang Tua dengan Paskibraka Bengkulu Tengah

 

Tidak hanya orang tua, para anggota Paskibraka pun merasakan keharuan serupa. Setelah berhari-hari ditempa dengan disiplin ketat, latihan fisik, dan pembinaan mental, mereka akhirnya bisa kembali berada di pelukan keluarga. Banyak di antara mereka yang menitikkan air mata ketika menyambut kehadiran orang tua seusai menjalankan tugas terakhir pada upacara penurunan bendera.

Kepala Badan Kesbangpol Bengkulu Tengah, selaku penyelenggara pusdiklat, menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Paskibraka yang telah menunjukkan dedikasi tinggi. Menurutnya, perjuangan para siswa ini patut diapresiasi karena tidak hanya mengharumkan sekolah dan keluarga, tetapi juga membawa nama baik daerah.

“Selama sepuluh hari, anak-anak kita ditempa untuk disiplin, mandiri, dan bertanggung jawab. Semua itu adalah bekal penting yang akan mereka bawa dalam kehidupan sehari-hari. Kami bangga karena mereka telah menjalankan tugas dengan baik, bahkan membanggakan seluruh masyarakat Bengkulu Tengah,” ucapnya.

Ia juga menambahkan bahwa semangat nasionalisme yang ditanamkan melalui Paskibraka diharapkan tidak berhenti setelah upacara berakhir. Para alumni Paskibraka diharapkan bisa menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat, sekaligus menjadi agen perubahan bagi generasi muda di Bengkulu Tengah.

Momen perpisahan dengan pelatih dan panitia juga tidak kalah mengharukan. Para anggota Paskibraka mengucapkan terima kasih kepada para pembina yang dengan penuh kesabaran mendampingi mereka sejak awal hingga akhir. Tidak sedikit di antara mereka yang meneteskan air mata saat berpamitan.

Suasana haru dan bahagia itu menegaskan bahwa Paskibraka bukan sekadar pasukan pengibar bendera. Lebih dari itu, ia adalah simbol pengabdian, cinta tanah air, serta bukti nyata perjuangan generasi muda dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan.

Dengan berakhirnya rangkaian tugas Paskibraka tahun 2025, rasa bangga pun membekas di hati seluruh masyarakat Bengkulu Tengah. Bagi para orang tua, melihat anak-anak mereka mampu berdiri tegak di barisan pengibar bendera adalah hadiah terindah di Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80.(adv)

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra