Skip to main content

Turnamen Voli Putri Antar Desa Seluma 2026 Resmi Bergulir, 33 Tim Berebut Piala Perwosi

Wakil Bupati Seluma Drs. H. Gustianto membuka Turnamen Bola Voli Putri Antar Desa se-Kabupaten Seluma Tahun 2026 di GOR Kabupaten Seluma, Minggu (23/8/2026). Sebanyak 33 tim mengikuti kompetisi untuk memperebutkan Piala Bergilir Ketua Perwosi Kabupaten Seluma.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<<>>>   Semangat pembinaan olahraga perempuan di Kabupaten Seluma kembali menggeliat. Sebanyak 33 tim bola voli putri dari berbagai desa ambil bagian dalam Turnamen Bola Voli Putri Antar Desa se-Kabupaten Seluma Tahun 2026 yang memperebutkan Piala Bergilir Ketua Persatuan Wanita Olahraga Indonesia (Perwosi) Kabupaten Seluma.

Kompetisi tersebut resmi dibuka oleh Wakil Bupati Seluma, Drs. H. Gustianto, di Gedung Olahraga (GOR) Kabupaten Seluma, Minggu (23/8/2026). Turnamen dijadwalkan berlangsung selama hampir dua pekan, yakni mulai 23 Agustus hingga 3 September 2026.

Pembukaan turnamen turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Seluma, jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para ketua organisasi wanita di Kabupaten Seluma. Kehadiran unsur pemerintah dan organisasi perempuan menunjukkan dukungan terhadap pengembangan olahraga sekaligus pemberdayaan perempuan melalui kegiatan yang positif dan kompetitif.

Wabup Seluma Dorong Atlet Perempuan Berprestasi

Wakil Bupati Seluma Gustianto mengapresiasi Perwosi Kabupaten Seluma bersama seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan turnamen. Menurutnya, kompetisi antardesa tidak hanya menjadi sarana untuk mencari bibit atlet, tetapi juga dapat memperkuat hubungan sosial antarwarga.

Ia berharap seluruh peserta mampu menjadikan pertandingan sebagai pengalaman berharga untuk meningkatkan kemampuan, mental bertanding, dan rasa percaya diri.

“Melalui turnamen ini, kita berharap semangat berolahraga semakin tumbuh di tengah masyarakat, khususnya kaum perempuan. Jadikan pertandingan ini sebagai ajang mempererat silaturahmi, menjunjung tinggi sportivitas, dan meningkatkan prestasi olahraga di Kabupaten Seluma,” kata Gustianto.

Menurutnya, keberadaan kompetisi yang digelar secara berkelanjutan menjadi bagian penting dalam menciptakan ekosistem olahraga yang sehat. Dari ajang tingkat desa, atlet potensial diharapkan dapat terus berkembang hingga mampu mewakili Kabupaten Seluma pada kompetisi di tingkat provinsi maupun nasional.

Perwosi Fokus Perkuat Pembinaan Voli Putri

Ketua Perwosi Kabupaten Seluma, dr. Mega Ayu Variza Teddy Rahman, MARS., mengatakan turnamen tersebut merupakan salah satu bentuk nyata komitmen organisasi dalam mendorong peningkatan kualitas olahraga perempuan.

Bola voli dipilih karena olahraga tersebut memiliki basis penggemar dan pemain yang cukup kuat di tengah masyarakat Seluma. Karena itu, kompetisi antardesa dinilai dapat menjadi ruang untuk mengembangkan kemampuan pemain sekaligus menemukan talenta baru.

“Turnamen ini kita laksanakan sebagai upaya meningkatkan mutu olahraga, khususnya bola voli yang memang menjadi ikon olahraga wanita di Kabupaten Seluma. Kami berharap melalui kegiatan ini akan semakin banyak muncul atlet-atlet wanita berprestasi yang mampu membawa nama baik Kabupaten Seluma,” ujar dr. Mega.

Dengan jumlah peserta mencapai 33 tim, persaingan diperkirakan berlangsung ketat sejak babak awal. Setiap tim membawa nama desa masing-masing sehingga pertandingan sekaligus menjadi momentum membangun kebanggaan dan semangat kebersamaan di tingkat masyarakat.

Berlangsung hingga 3 September

Turnamen Bola Voli Putri Antar Desa se-Kabupaten Seluma 2026 akan berlangsung hingga 3 September. Seluruh peserta akan berjuang memperebutkan Piala Bergilir Ketua Perwosi Kabupaten Seluma sebagai penghargaan tertinggi dalam kompetisi tersebut.

Penyelenggaraan turnamen diharapkan tidak berhenti sebagai agenda olahraga tahunan. Lebih jauh, kegiatan ini diharapkan menjadi bagian dari proses pembinaan yang terarah sehingga atlet-atlet muda perempuan memiliki kesempatan untuk meningkatkan kemampuan secara konsisten.

Pemerintah Kabupaten Seluma bersama Perwosi juga diharapkan dapat terus membuka ruang kompetisi bagi perempuan di berbagai cabang olahraga. Semakin banyak pertandingan yang digelar, semakin besar pula peluang munculnya atlet berbakat dari desa-desa.

Turnamen ini sekaligus memperlihatkan bahwa pembinaan olahraga tidak hanya bertumpu pada pusat kota. Desa-desa di Kabupaten Seluma memiliki potensi atlet yang dapat dikembangkan apabila mendapatkan kesempatan, fasilitas, pendampingan, dan kompetisi yang memadai.

Dengan dukungan pemerintah daerah, organisasi olahraga, serta masyarakat, ajang bola voli putri tersebut diharapkan mampu menjadi salah satu pijakan untuk mencetak atlet perempuan Seluma yang berprestasi. Semangat bertanding, sportivitas, dan kebersamaan menjadi nilai utama yang diharapkan mewarnai seluruh rangkaian kompetisi.

Pewarta : Hassan

Editing : Adi Saputra