Skip to main content

Wagub Bengkulu Mian Pimpin Titik Nol Pembangunan Jalan Air Muring – Tanjung Harapan

Wagub Bengkulu Mian Pimpin Titik Nol Pembangunan Jalan Air Muring – Tanjung Harapan

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>   Wakil Gubernur Bengkulu, H. Rosjonsyah Mian, memimpin langsung penentuan titik nol pembangunan Jalan Air Muring – Tanjung Harapan pada Sabtu (23/8) di Desa Suka Merindu, Kecamatan Putri Hijau, Kabupaten Bengkulu Utara. Acara tersebut menjadi penanda resmi dimulainya salah satu proyek strategis infrastruktur jalan yang ditunggu-tunggu masyarakat.

“Atas nama Pak Gubernur, hari ini kita melakukan penentuan titik nol pembangunan Jalan Air Muring – Tanjung Harapan. Saya hadir bersama Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu beserta jajaran Bidang Bina Marga, unsur Forkompimda Kecamatan Marga Sakti Sebelat, serta tokoh masyarakat setempat,” ujar Mian dalam sambutannya.

Konektivitas Antarwilayah

Jalan Air Muring – Tanjung Harapan menjadi jalur penting yang menghubungkan beberapa kecamatan di Bengkulu Utara. Pembangunannya diharapkan memperlancar akses transportasi dari Kecamatan Putri Hijau, Marga Sakti Sebelat, Ulok Kupoi, hingga ke Napal Putih. Selama ini masyarakat di kawasan tersebut mengeluhkan kondisi jalan yang rusak parah, sehingga aktivitas ekonomi dan mobilitas warga terhambat.

“Jika akses antarwilayah semakin lancar, tentu pergerakan ekonomi juga akan tumbuh. Hasil pertanian dan perkebunan warga bisa lebih mudah dipasarkan, sementara pelayanan publik juga akan lebih cepat sampai,” terang Mian.

Panjang Jalan 27 Kilometer, Tahap Awal 16 Kilometer

Pembangunan jalan ini direncanakan memiliki total panjang 27 kilometer. Namun pada tahap pertama di tahun 2025, pemerintah akan fokus menggarap 16 kilometer. Dari jumlah itu, 6 kilometer dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Bengkulu, sedangkan 10 kilometer sisanya bersumber dari Instruksi Presiden (Inpres) yang diperoleh berkat koordinasi pemerintah provinsi dengan pemerintah pusat.

“Target kita akhir Desember 2025 sudah bisa tuntas pengerjaan tahap pertama sepanjang 16 kilometer. Dengan dukungan masyarakat, semua rencana ini insyaAllah berjalan lancar,” jelas Mian optimis.

Komitmen Rp2 Triliun untuk Infrastruktur Jalan 2026

Dalam kesempatan tersebut, Mian juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Bengkulu berkomitmen penuh mempercepat pembangunan infrastruktur, khususnya perbaikan jalan provinsi. Pada tahun anggaran 2026 mendatang, alokasi dana pembangunan jalan ditargetkan mencapai Rp2 triliun.

“Pak Gubernur bersama kami akan memastikan pembangunan jalan provinsi semakin masif. Targetnya, pada 2029 nanti seluruh jalan provinsi sudah dalam kondisi mantap,” tegas Mian di hadapan warga.

Menurutnya, peningkatan kualitas jalan tidak hanya mempermudah konektivitas antarwilayah, tetapi juga berperan penting dalam memperkuat daya saing daerah. Infrastruktur yang memadai akan menjadi daya tarik bagi investasi serta mempercepat distribusi barang dan jasa.

Apresiasi dan Harapan Masyarakat

Antusiasme warga terhadap pembangunan jalan ini terlihat jelas. Salah satunya disampaikan oleh Dedi Setiawan (35), warga Desa Suka Makmur, yang menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya proyek tersebut.

“Terima kasih kepada Pak Gubernur dan Wakil Gubernur, khususnya Pak Mian, karena akhirnya jalan di desa kami diperbaiki. Selama ini kalau lewat harus hati-hati sekali, apalagi saat musim hujan jalan jadi licin dan penuh lubang. Kalau nanti sudah selesai, tentu kami bisa lebih nyaman bepergian dan mengangkut hasil kebun,” ungkap Dedi.

Tokoh masyarakat setempat juga menilai pembangunan jalan ini sebagai bukti nyata perhatian pemerintah terhadap daerah-daerah pelosok. Mereka berharap proyek tersebut dikerjakan dengan baik dan sesuai jadwal, sehingga manfaatnya segera dirasakan warga.

Dorongan Sinergi Semua Pihak

Wagub Mian menekankan bahwa keberhasilan pembangunan infrastruktur tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan penuh masyarakat. Ia mengajak seluruh pihak menjaga keamanan dan ketertiban selama proses pembangunan berlangsung.

“Kalau semua pihak bersatu, mulai dari pemerintah, masyarakat, hingga aparat keamanan, maka pekerjaan ini akan cepat selesai. Kita sama-sama ingin melihat Bengkulu semakin maju dengan infrastruktur yang lebih baik,” tutup Mian.

Pembangunan Jalan Air Muring – Tanjung Harapan bukan hanya soal memperbaiki kondisi fisik jalan, melainkan juga langkah strategis untuk membuka isolasi wilayah, meningkatkan taraf hidup masyarakat, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bengkulu Utara dan sekitarnya. Dengan target rampungnya tahap awal pada akhir 2025 dan kelanjutan pembangunan hingga 2029, masyarakat kini memiliki harapan besar akan hadirnya infrastruktur jalan yang layak dan berkesinambungan.

Pewarta : Am,g

Editing : Adi Saputra