TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, menghadiri Rapat Koordinasi Pertanahan dan Tata Ruang yang diselenggarakan di Ruang VIP Sriwijaya 2, Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, pada Sabtu (12/10/2025). Kegiatan strategis ini dipimpin langsung oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, serta turut dihadiri oleh Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, bersama para bupati dan wali kota se-Sumatera Selatan.
Dalam sambutannya, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan tata kelola pertanahan yang transparan, adil, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Ia juga mengingatkan agar seluruh kepala daerah dapat mengintegrasikan kebijakan tata ruang dengan rencana pembangunan jangka panjang masing-masing wilayah.
“Pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam memastikan pemanfaatan ruang yang berkeadilan dan berkelanjutan. Semua kebijakan pertanahan harus berpihak kepada rakyat dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Nusron Wahid.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru dalam arahannya menegaskan bahwa penataan ruang yang baik merupakan fondasi utama bagi kemajuan daerah. Ia mengapresiasi kehadiran seluruh kepala daerah, termasuk Wali Kota Pagar Alam, yang menunjukkan komitmen kuat untuk bersinergi dalam pengelolaan pertanahan dan tata ruang di wilayah masing-masing.
“Pembangunan tidak akan berjalan optimal tanpa penataan ruang yang jelas. Kita harus bergerak seirama agar setiap wilayah di Sumatera Selatan tumbuh secara seimbang,” ungkap Herman Deru.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Pagar Alam siap bersinergi dan mendukung kebijakan penataan ruang yang terpadu, berkelanjutan, serta sejalan dengan arah pembangunan nasional dan daerah. Ia menegaskan bahwa penataan ruang di Pagar Alam akan terus diarahkan untuk mendukung sektor prioritas, seperti pariwisata, pertanian, dan pengembangan kawasan perkotaan yang ramah lingkungan.
“Kami di Pagar Alam berkomitmen untuk memperkuat tata kelola pertanahan dan ruang yang mendukung pembangunan hijau. Penataan ruang yang terencana akan menjadi dasar bagi kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Ludi Oliansyah.
Rapat koordinasi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi lintas sektor antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota di Sumatera Selatan. Melalui forum ini, diharapkan kebijakan pertanahan dan tata ruang dapat diimplementasikan secara lebih efektif, termasuk dalam penyelesaian konflik lahan, percepatan sertifikasi tanah, dan penataan kawasan strategis di daerah.
Selain sebagai ajang koordinasi, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi para kepala daerah untuk berbagi pengalaman dan strategi dalam mengelola ruang secara berkelanjutan. Pemerintah Kota Pagar Alam berharap hasil dari rakor ini dapat memberikan dampak positif terhadap percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas tata ruang di Kota Pagar Alam.
Dengan semangat kolaboratif dan komitmen bersama, sinergi antara pusat dan daerah diharapkan mampu mendorong terwujudnya tata ruang nasional yang harmonis, efisien, dan berdaya saing, sekaligus mendukung visi Indonesia menuju pembangunan berkelanjutan.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra