Skip to main content

Walikota Bengkulu Dorong Kebangkitan Mega Mall dan PTM Lewat Inovasi serta Event UMKM

Walikota Bengkulu Dorong Kebangkitan Mega Mall dan PTM Lewat Inovasi serta Event UMKM

TEROPONGPUBLIK.CO.ID >>><<<<  Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menegaskan komitmennya untuk menghidupkan kembali Mega Mall dan Pasar Tradisional Modern (PTM) yang sempat kehilangan daya tarik di mata masyarakat. Menurutnya, pemerintah kota tidak ingin pusat perbelanjaan ini terbengkalai, melainkan kembali menjadi magnet ekonomi dan ruang interaksi sosial warga.

Dedy menyampaikan bahwa seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta untuk mengarahkan berbagai kegiatan resmi ke Mega Mall. Langkah ini diyakini dapat menjadi pemicu awal untuk menarik kembali masyarakat agar datang berbelanja maupun sekadar berkunjung.

“Kami melakukan terobosan agar Mega Mall itu nanti kembali hidup dan menarik kembali minat masyarakat. Semua kegiatan OPD kita dorong untuk digelar di sana,” kata Dedy, Selasa (2/9/2025).

Ia menekankan bahwa tujuan utama penyelenggaraan kegiatan di Mega Mall bukan hanya soal keramaian, tetapi juga untuk mendorong perputaran ekonomi lokal, terutama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Menurutnya, keberadaan UMKM sangat penting karena mereka bisa memanfaatkan momentum keramaian untuk mempromosikan sekaligus menjual produk unggulan.

“Mega Mall dan PTM tetap buka dan beroperasi seperti biasa. Setelah proses hukum berkekuatan tetap (inkracht) dan aset ini diserahkan sepenuhnya ke Pemkot, kita akan siapkan anggaran sebesar Rp2 miliar untuk penataan dan perbaikan,” lanjut Dedy.

Ia menambahkan, Pemkot Bengkulu akan konsisten memperbanyak agenda hiburan, bazar, maupun kegiatan kebudayaan di kawasan itu. “Kami menyatakan dengan tegas, Mega Mall tidak akan mati. Ke depan akan ada banyak event sehingga masyarakat kembali merasa nyaman dan betah datang ke sana,” tegasnya.

Dukungan dari Pemerintah Provinsi dan UMKM

Upaya kebangkitan Mega Mall tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah kota. Pemerintah Provinsi Bengkulu turut mengambil peran dengan mendorong keterlibatan UMKM. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bengkulu, Eddyson, menyebut pihaknya sedang menyiapkan kegiatan besar berupa “Gebyar UMKM” yang akan menampilkan kuliner khas tempo dulu.

“Gebyar UMKM ini kita rencanakan digelar pada minggu pertama September 2025. Bekerja sama dengan Bank Bengkulu, kami akan mengundang sekitar 100 pelaku UMKM untuk ikut berpartisipasi. Konsepnya bernuansa kuliner tradisional agar bisa menarik pengunjung sekaligus melestarikan cita rasa khas daerah,” jelas Eddyson.

Menurutnya, kegiatan ini akan menjadi momentum penting untuk memulihkan kepercayaan pedagang yang sebelumnya terkena dampak kasus hukum terkait pengelolaan Mega Mall. “Kami ingin memberi ruang bagi UMKM untuk bangkit, dan sekaligus menegaskan bahwa pusat perbelanjaan ini tetap hidup,” tambahnya.

Peran Pengelola Sementara

Sementara itu, Irwandi Saputra selaku pengelola sementara Mega Mall, mengungkapkan strategi awal yang ditempuh adalah memperbanyak event hiburan maupun promosi. Langkah ini dinilai efektif karena masyarakat cenderung tertarik datang ketika ada kegiatan yang berbeda dari biasanya.

“Sudah ada lima tenant baru yang bergabung. Ini menjadi sinyal positif bahwa kepercayaan pelaku usaha terhadap Mega Mall mulai kembali,” ungkap Irwandi.

Selain itu, pihak pengelola juga akan meluncurkan akun resmi media sosial Mega Mall sebagai sarana komunikasi dengan masyarakat. Kanal digital ini berfungsi untuk memberikan informasi terkini mengenai agenda kegiatan, promo tenant, hingga pengumuman penting lainnya.

“Kami ingin masyarakat tahu bahwa Mega Mall masih buka, masih aktif, dan akan terus berbenah. Media sosial menjadi salah satu cara untuk menjangkau lebih banyak orang, khususnya anak muda yang menjadi target utama,” tuturnya.

Harapan Kebangkitan Ekonomi

Langkah terintegrasi antara Pemkot Bengkulu, Pemprov Bengkulu, serta dukungan pelaku UMKM diharapkan dapat menjadikan Mega Mall kembali sebagai pusat aktivitas ekonomi. Dedy Wahyudi optimistis bahwa dengan sinergi dan inovasi berkelanjutan, Mega Mall maupun PTM bisa bangkit dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kita ingin Mega Mall bukan hanya jadi tempat belanja, tapi juga pusat kegiatan, ruang berekspresi, dan wadah bagi UMKM. Jika ramai kembali, maka ekonomi Bengkulu akan ikut bergerak,” pungkas Walikota.

Dengan rencana perbaikan infrastruktur, agenda gebyar UMKM, serta strategi promosi digital, Mega Mall diproyeksikan kembali ramai dalam waktu dekat. Kehadirannya diharapkan tidak hanya sebagai simbol kebangkitan ekonomi kota, tetapi juga sebagai ikon kebersamaan warga Bengkulu.

Pewarta : AMG

Editing : Adi Saputra