TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Semangat membara mengiringi keberangkatan 19 atlet Taekwondo asal Provinsi Bengkulu yang akan berlaga pada Kejuaraan Taekwondo Ksatria Nusantara Internasional 2026 di Provinsi Lampung. Turnamen bergengsi tersebut menjadi momentum penting bagi atlet-atlet muda Bengkulu untuk menguji kemampuan sekaligus memperbesar peluang menembus kompetisi tingkat Asia.
Keikutsertaan kontingen Bengkulu bukan sekadar mengejar medali, tetapi juga menjadi bagian dari program pembinaan atlet jangka panjang yang disiapkan oleh Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (TI) Bengkulu dalam mencetak generasi atlet berprestasi.
Sekretaris Pengprov TI Bengkulu, Fredy, menjelaskan bahwa Kejuaraan Taekwondo Ksatria Nusantara Internasional merupakan agenda resmi yang berada di bawah naungan Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI). Kompetisi tersebut digelar secara berseri di sejumlah daerah sebagai wadah pembinaan atlet dari seluruh Indonesia.
Menurutnya, sepanjang tahun 2026 kejuaraan ini dilaksanakan dalam lima seri yang tersebar di berbagai wilayah, yakni Sumatera Utara, Yogyakarta, Bandung, Bali, dan Lampung. Setiap seri menjadi ajang seleksi sekaligus penilaian bagi atlet yang memiliki potensi tampil pada level kompetisi yang lebih tinggi.
"Kejuaraan ini merupakan salah satu agenda resmi PBTI. Atlet-atlet yang mampu menunjukkan prestasi terbaik akan memiliki kesempatan untuk mengikuti kejuaraan tingkat Asia yang direncanakan berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, pada Agustus 2026," ujar Fredy.
Ia menambahkan, kontingen Bengkulu yang diberangkatkan terdiri atas 19 atlet, yakni 11 atlet putra dan 8 atlet putri. Mayoritas peserta merupakan atlet kelompok junior yang saat ini dipersiapkan untuk naik ke kategori senior.
Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi regenerasi atlet Taekwondo Bengkulu agar daerah memiliki stok atlet berkualitas yang siap bersaing pada berbagai kejuaraan nasional maupun internasional.
Fredy menilai pengalaman bertanding di kompetisi bergengsi seperti Kejuaraan Ksatria Nusantara Internasional sangat penting bagi perkembangan kemampuan atlet. Selain mengasah teknik dan strategi pertandingan, para atlet juga akan memperoleh pengalaman menghadapi lawan dari berbagai daerah bahkan negara lain.
"Kami memang mempersiapkan atlet-atlet junior sebagai calon pelapis atlet senior. Harapannya mereka memiliki jam terbang yang cukup sehingga siap menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2027," katanya.
Selain menjadi ajang peningkatan prestasi, kejuaraan tersebut juga menjadi sarana membangun mental bertanding para atlet muda. Pengalaman tampil di kompetisi dengan atmosfer internasional dinilai mampu meningkatkan rasa percaya diri sekaligus membentuk karakter atlet yang tangguh.
Pengprov TI Bengkulu berharap seluruh atlet dapat tampil maksimal di setiap nomor pertandingan dan membawa pulang prestasi yang membanggakan bagi masyarakat Bengkulu.
"Kami berharap seluruh atlet mampu memberikan penampilan terbaik dan membawa nama baik Provinsi Bengkulu di tingkat nasional maupun internasional," tambah Fredy.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap proses pembinaan hingga keberangkatan kontingen. Dukungan tersebut datang dari Ketua Pengprov TI Bengkulu, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Bengkulu, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bengkulu, serta berbagai pihak lainnya yang turut berkontribusi dalam mempersiapkan atlet.
Dalam kejuaraan tersebut, kontingen Bengkulu dipimpin oleh Manajer Abdul Rahman Habibi. Sementara tim pelatih dipercayakan kepada Niko Saputra dan Vieri Muhammad Andra yang selama ini aktif membina atlet di berbagai kategori. Adapun jajaran official terdiri dari Dani Mariandi Muslim dan Yulia Rossa yang akan mendampingi seluruh atlet selama mengikuti rangkaian pertandingan.
Keikutsertaan Bengkulu pada Kejuaraan Taekwondo Ksatria Nusantara Internasional 2026 diharapkan menjadi pijakan penting dalam membangun prestasi olahraga bela diri di daerah. Pembinaan yang dilakukan secara berjenjang melalui berbagai kejuaraan diyakini mampu melahirkan atlet-atlet berkualitas yang siap mengharumkan nama Bengkulu di masa mendatang.
Dengan pengalaman bertanding yang semakin matang, para atlet muda Bengkulu diharapkan mampu menjadi tulang punggung daerah pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2027, sekaligus membuka peluang tampil membela Indonesia pada berbagai kejuaraan internasional di masa depan.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra