TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Dalam rangka memastikan kesiapan personel pengamanan menjelang arus mudik dan arus balik Lebaran, Polda Bengkulu menggelar apel pagi Operasi Ketupat Nala 2026 di halaman Gedung Tri Brata Polda Bengkulu, Minggu (15/3/2026).
Apel tersebut dipimpin oleh Kasatgas 1 Preemtif Operasi Ketupat Nala 2026, Kombes Pol Dwiharyanto, S.I.K., serta diikuti oleh para pejabat satuan tugas dan seluruh personel yang dilibatkan dalam operasi pengamanan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Kegiatan apel pagi ini menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh personel yang bertugas benar-benar siap menjalankan tugas di lapangan. Selain itu, apel juga dimanfaatkan sebagai sarana pengecekan kehadiran, kesiapan perlengkapan, serta penyampaian arahan kepada anggota sebelum melaksanakan pengamanan.
Dalam arahannya, Kombes Pol Dwiharyanto menegaskan bahwa setiap personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Nala 2026 harus memahami tugas pokok dan fungsi masing-masing sesuai dengan pembagian tugas atau ploting yang telah ditetapkan oleh pimpinan.
Ia menekankan pentingnya kedisiplinan, tanggung jawab, serta koordinasi antar personel dalam menjalankan tugas pengamanan, terutama dalam menghadapi potensi peningkatan aktivitas masyarakat menjelang perayaan Idulfitri.
“Kepada seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Nala 2026 agar benar-benar memahami tupoksi masing-masing. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab serta tetap menjaga kedisiplinan demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar Dwiharyanto saat memberikan arahan.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan operasi tidak hanya bergantung pada jumlah personel yang diterjunkan, tetapi juga pada kesiapan mental, profesionalisme, serta kemampuan anggota dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Operasi Ketupat sendiri merupakan agenda rutin kepolisian yang dilaksanakan setiap tahun menjelang perayaan Idulfitri. Operasi ini bertujuan untuk menjamin keamanan, ketertiban, serta kelancaran arus lalu lintas selama periode mudik dan balik Lebaran.
Dalam operasi tersebut, berbagai aspek pengamanan menjadi fokus utama, mulai dari pengaturan lalu lintas, pengamanan pusat keramaian, hingga pelayanan kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.
Selain memastikan keamanan, pihak kepolisian juga menekankan pentingnya pendekatan humanis kepada masyarakat. Personel di lapangan diminta untuk mengedepankan sikap ramah dan pelayanan yang baik kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan selama perjalanan.
Pendekatan tersebut dinilai sangat penting untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan jauh untuk merayakan Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman.
“Kami juga mengingatkan kepada seluruh anggota agar memberikan pelayanan yang humanis kepada masyarakat. Tunjukkan bahwa kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.
Polda Bengkulu sendiri telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama masa mudik Lebaran. Sejumlah pos pengamanan, pos pelayanan, serta pos terpadu telah disiapkan di berbagai titik strategis yang menjadi jalur utama pergerakan masyarakat.
Pos-pos tersebut akan diisi oleh personel gabungan yang terdiri dari anggota kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan, serta instansi terkait lainnya.
Keberadaan pos pengamanan tersebut diharapkan dapat memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat, baik dalam hal pengaturan lalu lintas, bantuan kesehatan, maupun penanganan situasi darurat yang mungkin terjadi selama perjalanan mudik.
Melalui apel kesiapan ini, Polda Bengkulu berharap seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Nala 2026 dapat melaksanakan tugas secara maksimal serta menjaga sinergi dengan berbagai pihak terkait.
Dengan kesiapan yang matang serta koordinasi yang baik, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama periode Lebaran di wilayah hukum Polda Bengkulu tetap terjaga dengan aman, tertib, dan lancar.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra