Skip to main content

Car Free Night Belungguk Point Kembali Digelar, Pemkot Bengkulu Siapkan Panggung Kreativitas Anak Muda dan UMKM

Kawasan pedestrian Belungguk Point di Jalan S. Parman, Kota Bengkulu, akan kembali menjadi lokasi penyelenggaraan Car Free Night (CFN) bulan depan. Kegiatan ini menghadirkan berbagai komunitas, pentas seni, serta ratusan pelaku UMKM sebagai upaya mendorong kreativitas generasi muda dan menggerakkan perekonomian lokal.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID   <<<>>>   Pemerintah Kota Bengkulu kembali menghadirkan ruang publik yang ramah bagi masyarakat melalui penyelenggaraan Car Free Night (CFN) Belungguk Point yang dijadwalkan berlangsung pada bulan depan. Kegiatan yang akan dipusatkan di kawasan pedestrian Jalan S. Parman ini menjadi salah satu program untuk memperkuat kreativitas generasi muda sekaligus meningkatkan geliat ekonomi masyarakat melalui sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Berbeda dari pelaksanaan sebelumnya, CFN tahun ini dikemas dengan konsep yang lebih meriah dan melibatkan lebih banyak komunitas. Berbagai kelompok hobi, olahraga, seni budaya, hingga komunitas kreatif akan mendapat ruang untuk menampilkan kemampuan dan karya mereka di hadapan masyarakat.

Selama kegiatan berlangsung, ruas jalan di kawasan Belungguk Point akan ditutup sementara dari lalu lintas kendaraan bermotor. Kebijakan tersebut bertujuan memberikan kenyamanan kepada masyarakat untuk menikmati suasana malam dengan berjalan kaki, berinteraksi, berolahraga ringan, maupun menyaksikan berbagai hiburan yang telah dipersiapkan.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu, Nina Nurdin, mengatakan persiapan pelaksanaan CFN terus dimatangkan agar mampu memberikan pengalaman yang berbeda bagi masyarakat. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga wadah untuk memperkenalkan potensi seni, budaya, dan kreativitas masyarakat Bengkulu.

"Car Free Night Belungguk Point akan kembali digelar bulan depan. Berbagai komunitas akan dilibatkan dan masyarakat juga akan disuguhkan beragam pertunjukan seni yang menarik," ujar Nina Nurdin saat memberikan keterangan, Selasa (21/7/2026).

Ia menjelaskan, konsep yang diusung kali ini mengedepankan kolaborasi lintas komunitas. Mulai dari komunitas musik, tari, fotografi, seni rupa, olahraga, hingga pelaku industri kreatif akan diberikan kesempatan untuk berpartisipasi dalam memeriahkan acara.

Panggung utama nantinya akan diisi dengan penampilan pelajar, mahasiswa, sanggar seni, hingga seniman lokal yang akan membawakan berbagai pertunjukan. Pengunjung dapat menikmati musik akustik, tari tradisional Bengkulu, pertunjukan teater, modern dance, hingga atraksi seni lainnya yang diharapkan mampu menjadi daya tarik tersendiri.

Selain itu, sejumlah komunitas anak muda juga akan menampilkan berbagai aktivitas kreatif di sepanjang kawasan pedestrian. Kehadiran mereka diharapkan mampu menciptakan suasana yang lebih hidup sekaligus menjadi media promosi bagi komunitas-komunitas yang selama ini aktif berkegiatan di Kota Bengkulu.

Pemkot Bengkulu juga menaruh perhatian besar terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui kegiatan tersebut. Seperti pada pelaksanaan sebelumnya, ratusan pelaku UMKM akan difasilitasi untuk membuka stan penjualan produk mereka.

Berbagai jenis kuliner khas Bengkulu, makanan ringan, minuman, kerajinan tangan, hingga produk ekonomi kreatif akan dipasarkan kepada para pengunjung. Pemerintah berharap tingginya jumlah masyarakat yang hadir dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan omzet para pedagang.

Untuk mendukung kenyamanan pengunjung, pemerintah juga menyiapkan sistem penataan kawasan yang lebih tertib. Lokasi pedagang akan diatur agar tidak mengganggu arus pengunjung, sementara aspek kebersihan dan keamanan menjadi prioritas selama kegiatan berlangsung.

Belungguk Point sendiri kini telah menjadi salah satu ruang publik favorit masyarakat Kota Bengkulu. Kawasan pedestrian yang sering dijuluki sebagai "Malioboro-nya Bengkulu" itu semakin ramai dikunjungi pada sore hingga malam hari karena menawarkan suasana yang nyaman untuk bersantai bersama keluarga maupun teman.

Melalui penyelenggaraan Car Free Night secara rutin setiap bulan, Pemerintah Kota Bengkulu berharap kawasan tersebut dapat berkembang menjadi pusat aktivitas masyarakat sekaligus destinasi wisata perkotaan yang mampu menarik kunjungan warga dari berbagai daerah.

Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap tumbuhnya ekonomi kreatif yang digerakkan oleh generasi muda. Ruang berekspresi yang terbuka dinilai mampu melahirkan inovasi baru sekaligus memperkuat kolaborasi antar komunitas di Kota Bengkulu.

Menutup keterangannya, Nina Nurdin mengajak seluruh masyarakat, baik warga Kota Bengkulu maupun kabupaten sekitar, untuk turut hadir dan memeriahkan Car Free Night Belungguk Point. Ia berharap kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus mendukung perkembangan UMKM lokal.

"Mari bersama-sama sukseskan Car Free Night Belungguk Point. Selain menikmati hiburan dan pertunjukan seni, kehadiran masyarakat juga menjadi dukungan nyata bagi para pelaku UMKM dan kreativitas anak-anak muda Bengkulu," tutupnya.

Pewarta : AMG 

Editing : Adi Saputra