TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<<>>> Pemerintah Kabupaten Lebong terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya aparatur melalui pembinaan dan pengembangan kompetensi bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Salah satu langkah yang dilakukan yakni dengan mengikutsertakan CPNS dalam Pelatihan Dasar (Latsar) sebagai tahapan wajib sebelum resmi menjalankan tugas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
Mewakili Bupati Lebong H. Azhari, SH, MH, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Lebong, A. Ropik, S.Sos., menghadiri langsung pembukaan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Golongan III Gelombang V Angkatan VII, VIII, IX dan X yang berlangsung di UPT Diklat BKPSDM Kota Lubuk Linggau, Rabu (17/6/2026).
Kehadiran perwakilan Pemerintah Kabupaten Lebong dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap proses pembentukan aparatur negara yang memiliki kompetensi, integritas, serta kesiapan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Pelatihan Dasar CPNS merupakan bagian penting dari proses pengembangan ASN yang dirancang untuk membentuk karakter, memperkuat wawasan kebangsaan, serta menanamkan nilai-nilai dasar profesi ASN. Melalui program ini, para peserta dibekali berbagai materi yang berkaitan dengan etika birokrasi, pelayanan publik, akuntabilitas, hingga kemampuan kepemimpinan.
Dalam sambutannya, A. Ropik menegaskan bahwa Latsar bukan sekadar kegiatan formalitas untuk memenuhi persyaratan pengangkatan ASN. Lebih dari itu, pelatihan ini merupakan sarana pembentukan mental dan karakter agar CPNS mampu menjalankan tugas pemerintahan secara profesional dan bertanggung jawab.
Menurutnya, tantangan birokrasi saat ini menuntut aparatur negara untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, terutama dalam memberikan pelayanan yang cepat, transparan, dan berkualitas kepada masyarakat.
“Melalui Latsar ini, kami berharap seluruh peserta mampu menjadi ASN yang berintegritas, disiplin, profesional, dan memiliki semangat melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Nilai-nilai yang diperoleh selama pelatihan harus dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” ujar A. Ropik.
Ia juga mengingatkan para peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan penuh kesungguhan dan tanggung jawab. Kesempatan mengikuti Latsar, kata dia, harus dimanfaatkan sebaik mungkin sebagai bekal dalam meningkatkan kapasitas diri sekaligus memperluas wawasan mengenai tugas dan fungsi ASN.
Selain fokus pada penguatan kompetensi teknis, peserta juga didorong untuk membangun sikap disiplin, loyalitas terhadap negara, serta komitmen dalam menjalankan amanah jabatan. Hal tersebut dinilai penting mengingat ASN merupakan ujung tombak pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
A. Ropik turut berpesan agar seluruh peserta menjaga kesehatan selama mengikuti pendidikan dan pelatihan. Dengan kondisi fisik yang prima, proses pembelajaran dapat berjalan optimal sehingga tujuan pembentukan ASN yang berkualitas dapat tercapai.
Pelaksanaan Latsar CPNS ini diharapkan mampu melahirkan aparatur yang tidak hanya unggul dari sisi akademik dan pengetahuan birokrasi, tetapi juga memiliki karakter kuat, etika kerja yang baik, serta menjunjung tinggi nilai-nilai integritas dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kegiatan pembukaan tersebut sekaligus menjadi penanda dimulainya proses pembinaan bagi para CPNS untuk mempersiapkan diri sebagai aparatur negara yang profesional, adaptif, berdaya saing, dan berorientasi pada pelayanan publik. Dengan bekal yang diperoleh selama pelatihan, para peserta diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat di masa mendatang.
Pemerintah Kabupaten Lebong pun optimistis para CPNS yang mengikuti Latsar akan menjadi generasi ASN yang mampu menjawab tantangan birokrasi modern sekaligus mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang efektif, bersih, dan melayani.
Pewarta : Harlis Sang Putra
Editing : Adi Saputra