Skip to main content

Damkar Kota Bengkulu Siaga 24 Jam, Siap Tangani Kebakaran hingga Evakuasi Ular dan Banjir

Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Bengkulu menegaskan kesiapsiagaan 24 jam dalam menangani kebakaran, banjir, evakuasi hewan liar, hingga berbagai aksi penyelamatan demi menjaga keselamatan masyarakat.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID - Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan terus memperkuat pelayanan kedaruratan bagi masyarakat. Tidak hanya berfokus pada penanggulangan kebakaran, instansi tersebut kini juga siap memberikan berbagai layanan penyelamatan atau rescue yang dibutuhkan warga dalam situasi darurat.

Komitmen tersebut ditegaskan sebagai bentuk peningkatan pelayanan publik sekaligus menjawab semakin beragamnya kebutuhan masyarakat. Berbagai peristiwa yang mengancam keselamatan, baik akibat bencana, kecelakaan, maupun gangguan lingkungan, menjadi bagian dari tugas yang kini dijalankan oleh personel Damkar Kota Bengkulu.

Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Bengkulu, Yuliansyah, mengatakan seluruh petugas telah disiagakan selama 24 jam untuk memberikan respons cepat terhadap setiap laporan yang masuk dari masyarakat. Menurutnya, peran Damkar saat ini tidak lagi terbatas pada pemadaman api, melainkan mencakup berbagai operasi penyelamatan yang bertujuan melindungi keselamatan jiwa dan harta benda warga.

Ia menjelaskan bahwa perkembangan kondisi di lapangan menuntut setiap personel memiliki kemampuan yang lebih luas. Karena itu, kesiapan fisik, keterampilan, dan koordinasi antarpetugas terus ditingkatkan agar mampu menangani berbagai kondisi darurat secara profesional.

"Seluruh personel selalu siap memberikan pelayanan kepada masyarakat. Tugas kami saat ini bukan hanya memadamkan kebakaran, tetapi juga melaksanakan berbagai misi penyelamatan sebagai bentuk pelayanan kemanusiaan," ujar Yuliansyah, Kamis (9/7/2026).

Menurutnya, jenis laporan yang diterima petugas kini semakin beragam. Selain kebakaran rumah, ruko, maupun lahan, Damkar juga kerap menerima permintaan bantuan untuk mengevakuasi warga saat banjir, menangani hewan liar yang masuk ke permukiman, hingga memusnahkan sarang tawon yang berpotensi membahayakan penghuni rumah.

Tidak jarang petugas juga harus menangani ular yang masuk ke dalam rumah warga. Situasi seperti ini memerlukan penanganan khusus agar hewan dapat diamankan tanpa menimbulkan risiko bagi masyarakat maupun petugas.

Selain itu, keberadaan sarang tawon di atap rumah, pekarangan, maupun fasilitas umum juga menjadi salah satu laporan yang cukup sering diterima. Penanganan dilakukan secara hati-hati untuk mencegah serangan tawon yang dapat membahayakan keselamatan warga.

Yuliansyah menambahkan, berbagai kejadian unik juga menjadi bagian dari tugas penyelamatan Damkar. Salah satunya adalah membantu melepaskan cincin yang tersangkut di jari warga akibat pembengkakan. Petugas juga beberapa kali melakukan penyelamatan hewan peliharaan yang terjebak di lokasi sulit dijangkau.

Seluruh layanan tersebut diberikan secara cepat, profesional, dan tanpa dipungut biaya. Hal ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Bengkulu dalam menghadirkan pelayanan publik yang mudah diakses oleh seluruh masyarakat.

Untuk mempercepat penanganan keadaan darurat, masyarakat diimbau segera menghubungi layanan resmi apabila menemukan situasi yang berpotensi membahayakan keselamatan. Warga dapat memanfaatkan layanan panggilan darurat 112 yang dapat diakses secara gratis maupun menghubungi Dinas Damkar Kota Bengkulu melalui nomor telepon (0736) 5523003 atau WhatsApp di 0812-7329-3302.

Selain mengandalkan respons cepat petugas, Yuliansyah juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Pemeriksaan instalasi listrik secara berkala, penggunaan kompor sesuai standar keamanan, serta memastikan seluruh peralatan listrik dalam keadaan mati saat rumah ditinggalkan menjadi langkah sederhana yang mampu mengurangi risiko kebakaran.

Ia menilai keberhasilan proses evakuasi maupun penyelamatan sangat bergantung pada kerja sama masyarakat. Laporan yang disampaikan secara cepat akan membantu petugas tiba lebih awal sehingga risiko kerugian maupun korban jiwa dapat ditekan semaksimal mungkin.

Melalui kesiapsiagaan personel selama 24 jam dan perluasan fungsi penyelamatan, Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Bengkulu berharap mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat. Ke depan, instansi tersebut berkomitmen terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat respons kedaruratan, serta menjadi garda terdepan dalam melindungi warga dari berbagai ancaman yang terjadi di lingkungan sekitar.
Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra