TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Pemerintah Desa Talang Empat, Kecamatan Karang Tinggi, Kabupaten Bengkulu Tengah, terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa. Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui Sosialisasi dan Pelatihan Peningkatan Ketahanan Pangan Desa Berbasis Potensi Lokal yang digelar Selasa (6/10/2026).
Kegiatan tersebut diikuti 35 warga Desa Talang Empat. Para peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya mengoptimalkan sumber daya yang tersedia di lingkungan desa agar dapat menjadi bagian dari upaya memenuhi kebutuhan pangan masyarakat secara berkelanjutan.
Pelatihan ini tidak hanya diarahkan untuk menambah wawasan warga, tetapi juga diharapkan mampu mendorong lahirnya kegiatan produktif yang memanfaatkan potensi lokal. Dengan demikian, masyarakat diharapkan memiliki kemampuan untuk mengelola sumber daya desa secara lebih mandiri dan memberikan nilai tambah bagi kehidupan ekonomi keluarga.
Kepala Desa Talang Empat, Samsir, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah desa dalam meningkatkan kapasitas masyarakat. Menurutnya, desa memiliki berbagai potensi yang apabila dikelola secara tepat dapat mendukung ketersediaan pangan sekaligus memberikan manfaat ekonomi.
“Melalui kegiatan ini kami ingin masyarakat semakin memahami potensi yang ada di Desa Talang Empat. Potensi tersebut jangan hanya dilihat sebagai sumber daya biasa, tetapi bagaimana bisa dikembangkan untuk mendukung ketahanan pangan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Samsir.
Ia menjelaskan, konsep ketahanan pangan memiliki cakupan yang cukup luas. Selain memastikan pangan tersedia, masyarakat juga perlu memiliki kemampuan untuk mengelola sumber daya, mengembangkan produksi serta menjaga keberlanjutan pemanfaatannya.
Karena itu, pemerintah desa menghadirkan sejumlah narasumber dengan latar belakang dan pengalaman berbeda. Kehadiran para pemateri tersebut diharapkan dapat memberikan perspektif yang lebih luas kepada peserta mengenai strategi membangun ketahanan pangan berbasis potensi desa.
Materi dalam pelatihan disampaikan oleh Camat Karang Tinggi, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bengkulu Tengah, serta praktisi pemberdayaan masyarakat, M. Iqbal, yang merupakan Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Bengkulu Tengah.
Samsir menilai keberagaman latar belakang narasumber menjadi salah satu kelebihan dalam kegiatan tersebut. Peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai kebijakan dan arah pembangunan ketahanan pangan, tetapi juga mendapatkan gambaran mengenai penerapannya di tengah masyarakat.
“Kami berharap masyarakat tidak hanya memperoleh teori. Yang lebih penting adalah bagaimana pengetahuan tersebut bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan dikembangkan sesuai dengan kondisi serta potensi yang ada di desa,” katanya.
Menurut Samsir, keberhasilan program ketahanan pangan membutuhkan keterlibatan masyarakat. Pemerintah desa tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan dan partisipasi warga dalam mengelola berbagai potensi yang dimiliki Desa Talang Empat.
Untuk itu, peserta pelatihan diharapkan dapat menjadi bagian dari penggerak di tengah masyarakat. Pengetahuan yang diperoleh selama kegiatan dapat dibagikan kembali kepada warga lainnya sehingga dampak program menjadi lebih luas.
Ia juga berharap hasil pelatihan tidak berhenti setelah kegiatan selesai. Warga diharapkan mampu menindaklanjuti materi yang diberikan dengan kegiatan nyata dan mengembangkan potensi pangan secara bersama-sama.
“Harapan kami peserta dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh. Ilmu yang diperoleh kemudian diterapkan dan dibagikan kepada masyarakat lainnya. Kalau potensi lokal dikelola secara bersama dan berkelanjutan, tentu akan semakin memperkuat ketahanan pangan Desa Talang Empat,” pungkas Samsir.
Pewarta :Rizon
Editing : Adi Saputra