Skip to main content

Doa Bersama Lintas Agama Digelar Serentak, Pemkot Bengkulu Ajak Warga Perkuat Kebersamaan

Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi bersama jajaran dan masyarakat mengikuti kegiatan doa bersama lintas agama untuk memohon keselamatan, kedamaian, serta perlindungan bagi Kota Bengkulu dari berbagai marabahaya dan bencana.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Pemerintah Kota Bengkulu mengajak seluruh umat beragama memperkuat kebersamaan melalui doa bersama lintas agama yang digelar serentak pada Kamis malam, 1 Oktober 2026. Kegiatan tersebut menjadi ruang bersama bagi masyarakat untuk memanjatkan doa demi keselamatan, kedamaian, serta perlindungan Kota Bengkulu dari berbagai ancaman bencana dan marabahaya.

Mengusung tema “Doa Bersama Lintas Agama untuk Bangsa”, kegiatan dimulai sekitar pukul 18.00 WIB. Pelaksanaannya tidak dipusatkan pada satu tempat, melainkan berlangsung di sejumlah rumah ibadah yang menjadi tempat umat masing-masing menjalankan ibadah.

Konsep tersebut sekaligus memberikan kesempatan kepada setiap kelompok umat beragama untuk mengikuti rangkaian doa dengan tata cara dan tradisi keagamaan masing-masing. Meski berada di lokasi berbeda, pesan yang disampaikan tetap sama, yakni memohon keselamatan bagi masyarakat serta ketenteraman bagi Kota Bengkulu.

Sejumlah rumah ibadah menjadi lokasi pelaksanaan. Umat Islam mengikuti doa bersama di Masjid Agung At-Taqwa. Umat Hindu berkegiatan di Pura Shanti Muara Dipa, sementara umat Kristiani melaksanakan doa di HKBP Lingkar Barat. Umat Buddha berkumpul di Vihara Buddhayana, sedangkan umat Katolik melaksanakan kegiatan di Gereja Santo Yohanes Penginjil.

Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi mengatakan kegiatan tersebut memiliki makna yang lebih luas dibandingkan sekadar agenda keagamaan. Menurutnya, doa bersama menjadi bentuk ikhtiar batin masyarakat sekaligus simbol persatuan warga yang hidup dalam keberagaman.

Dedy menilai Kota Bengkulu merupakan ruang bersama bagi masyarakat dengan latar belakang agama dan keyakinan yang beragam. Karena itu, kebersamaan tersebut perlu terus dirawat melalui berbagai kegiatan yang mampu mempertemukan seluruh elemen masyarakat dalam suasana damai.

Ia berharap doa yang dipanjatkan secara serentak dapat menjadi pengingat bahwa keselamatan daerah merupakan tanggung jawab bersama. Selain melalui berbagai langkah nyata pemerintah dalam menghadapi potensi bencana, masyarakat juga diharapkan terus menjaga kepedulian, kerukunan, dan solidaritas antarsesama.

“Doa Menolak Balak dan Memohon Perlindungan ini adalah ikhtiar batiniah kita bersama. Kota Bengkulu adalah rumah bagi semua keberagaman. Melalui bersatunya seluruh umat beragama dalam doa malam ini, kita mengetuk pintu langit agar kota yang kita cintai ini senantiasa dipeluk oleh kedamaian, keamanan, dan dijauhkan dari segala marabahaya serta bencana alam,” kata Dedy.

Menurutnya, keberagaman yang dimiliki Kota Bengkulu merupakan kekuatan sosial yang harus terus dijaga. Perbedaan keyakinan tidak semestinya menjadi penghalang untuk bekerja sama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis.

Pemkot Bengkulu juga menyampaikan apresiasi kepada para tokoh agama, pengurus rumah ibadah, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat yang ikut menyukseskan kegiatan tersebut. Partisipasi berbagai unsur dinilai menunjukkan adanya kepedulian bersama terhadap kondisi dan masa depan daerah.

Doa bersama lintas agama ini juga diharapkan dapat memperkuat budaya toleransi di tengah masyarakat. Pemerintah ingin semangat saling menghormati tidak hanya terlihat dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari warga Kota Bengkulu.

Di tengah berbagai potensi bencana alam yang dapat terjadi sewaktu-waktu, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menguatkan solidaritas masyarakat. Pemerintah dan warga diharapkan dapat terus membangun kesiapsiagaan, kepedulian sosial, serta komunikasi yang baik ketika menghadapi situasi darurat.

Dengan digelarnya doa secara serentak di sejumlah rumah ibadah, Pemerintah Kota Bengkulu menegaskan pesan bahwa perbedaan tempat ibadah tidak mengurangi rasa kebersamaan sebagai satu masyarakat. Seluruh umat diharapkan dapat terus menjaga kerukunan dan bersama-sama menciptakan Kota Bengkulu yang aman, damai, serta penuh toleransi.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra