TEROPONGPUBLIK.CO.ID >><< Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu optimis penataan lanjutan Taman Wisata Alam (TWA) Danau Dendam Tak Sudah (DDTS) Kota Bengkulu, dapat memberikan harapan positif pada berbagai lini.
Harapan positif yang dimaksud, tentunya bukan sebatas upaya percepatan pembangunan daerah saja, tetapi juga berdampak terhadap pertumbuhan perekonomian bagi masyarakat.
Anggota Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu, Ir. Risman Sipayung menyampaikan, DDTS merupakan salah satu aset alam yang ada di Provinsi Bengkulu. Dengan upaya pemerintah daerah (Pemda) melakukan penataan, tentunya memberikan berbagai positif kedepannya.
“Hanya saja kita tetap mengingatkan agar dalam penataan DDTS, tidak hanya berkaitan mewujudkan pembangunan daerah saja. Tapi juga perhatian aspek lingkungan, dan pengemangan sektor ekonomi lokal,” kata Risman, Sabtu (9/03/2024).

Risman mengungkapkan, dalam penataan DDTS adalah pengembangan infrastruktur pariwisata. Dengan meningkatkan aksesibilitas dan kenyamanan, diharapkan kunjungan wisatawan meningkat, memberikan dampak positif bagi pelaku usaha di sekitar Danau Dendam Tak Sudah.
"Investasi dalam pengembangan infrastruktur pariwisata tidak hanya menguntungkan sektor pariwisata itu sendiri, tetapi juga menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat sekitar,” tambah Risman.
Sementara, Gubernur Bengkulu, Prof. Dr. H. Rohidin Mersyah menyatakan keyakinannya bahwa penataan DDTS memberikan dampak positif secara ekonomi dan lingkungan. Makanya sejak awal dalam penataan ini, direncanakan secara matang.
“Penataan DDTS juga diawali dengan mempertimbangkan semua aspek, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga pelestarian lingkungan. Saya yakin, dengan perencanaan yang baik, penataan DDTS menjadi tonggak penting dalam pengembangan daerah kita,” demikian Rohidin.
Pewarta: Herdianson
Editor: Adi Saputra