Skip to main content

Helmi Hasan Batalkan Mutasi 337 Pejabat Eselon III dan IV

KOTA BENGKULU

KOTA BENGKULU.TEROPONGPUBLIK,COM - Wali Kota Bengkulu, Helmi Hasan mengakui membatalkan mutasi 337 pejabat eselon III dan IV yang digelar pemerintah Kota Bengkulu, Senin (8/7) kemarin.

Menurut Helmi, mutasi tersebut tidak sesuai dengan harapan pemerintah kota.

Ia meminta Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) untuk mengevaluasi kembali penempatan posisi pejabat yang terkena mutasi.

"Saya cabut dan saya batalkan. Saya minta Baperjakat menyusun kembali tetapi menghindari adanya pejabat nonjob," ujar Helmi usai menghadiri pelepasan jemaah calon haji di Masjid At'taqwa, Anggut Atas Kota Bengkulu, Selasa (9/7/2019).

Disampaikan Helmi, mutasi yang dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi tersebut terlalu banyak menempatkan pejabat pada posisi non job.

"Kita evaluasi ulang. Karena memang setelah saya pelajari terlalu banyak yang non job. Tidak boleh dan itu tidak baik. Itu hanya boleh kalau keadaan mendesak," katanya.

Ditambahkan Helmi, mutasi akan tetap dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan di lingkungan pemerintah kota. Namun Baperjakat harus memeriksa dan menempatkan ASN sesuai dengan keahliannya.

"Baperjakat harus betul-betul mencari ASN untuk didudukkan, yang betul-betul perfome. Sehingga nanti kita berikan waktu, tidak usah terburu-buru, santai. Mutasi tetap ada, kan banyak kekosongan," pungkasnya.

Sementara itu Wakil Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi menyampaikan telah berkordinasi dengan wali kota terkait pembatalan tersebut. Ia mengakui jika ratusan pejabat yang ia lantik sebelumnya terlalu banyak pada posisi non job. Senada dengan Helmi, Dedy juga menyalah kinerja Baperjakat.

"Di satu sisi kita ingin adanya promosi. Tapi di sisi lain pejabat yang ada itu juga, kalaupun harus non job jumlahnya tidak sebanyak itu. Jadi Baperjakat tidak cermat untuk hal ini," demikian Dedy.(AMENG-AMBO)