Skip to main content

1.600 Peserta Ikuti Seleksi SKD CPNS Kejaksaan di Bengkulu

"Kepala Kejati Bengkulu, Syaifudin Tagamal, S.H., M.H., memantau langsung jalannya seleksi bersama panitia pelaksana di lokasi ujian."

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>> Sebanyak 1.600 peserta dari berbagai daerah di Provinsi Bengkulu mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Kejaksaan Republik Indonesia. Pelaksanaan ujian yang berada di bawah koordinasi Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu ini berlangsung pada Minggu (20/10/2024) di Wisma Haji Bengkulu.

Kepala Kejati Bengkulu, Syaifudin Tagamal, S.H., M.H., hadir langsung untuk memantau jalannya seleksi, didampingi oleh Asisten Pembinaan serta panitia seleksi CPNS Kejati Bengkulu. Pemantauan ini bertujuan memastikan proses seleksi berjalan lancar dan sesuai ketentuan.

Pada tahun 2024, Kejaksaan Republik Indonesia membuka formasi besar-besaran, dengan total kebutuhan 9.694 CPNS dari berbagai tingkat pendidikan, mulai dari SMA hingga S1. Seleksi ini diselenggarakan secara nasional dengan tujuan mengisi berbagai posisi yang terbagi dalam beberapa golongan, yaitu III/a, II/c, dan II/a.

Formasi yang tersedia mencakup beragam posisi strategis, di antaranya:

  • Jaksa Ahli Pertama: 2.000 formasi

  • Analis SDM Aparatur Ahli Pertama: 60 formasi

  • Pranata Komputer Ahli Pertama: 500 formasi

  • Pengelola Penanganan Perkara: 1.489 formasi

  • Arsiparis Terampil: 982 formasi

  • Petugas Barang Bukti: 705 formasi

Penjaga Tahanan: 948 formasi

Posisi spesialis lainnya termasuk Penerjemah Bahasa Arab, Inggris, dan Mandarin, dengan masing-masing formasi terbatas. Selain itu, ada pula formasi untuk auditor, pustakawan, perencana, serta pemeriksa forensik digital.

Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Bengkulu, Ristianti Andriani, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pelaksanaan SKD di Wisma Haji berlangsung dalam dua sesi. Pada sesi pertama, sebanyak 202 peserta mengikuti ujian, sedangkan sesi kedua diikuti oleh 153 peserta.

“Suasana di Wisma Haji dipenuhi dengan beragam emosi. Ada peserta yang bersuka cita karena berhasil memenuhi nilai passing grade, namun ada pula yang harus menerima kenyataan gagal dalam seleksi. Meski begitu, pelaksanaan tetap berjalan lancar dan kondusif,” kata Ristianti.

Pelaksanaan seleksi CPNS ini menjadi salah satu bagian penting dalam proses rekrutmen tenaga baru di Kejaksaan. Diharapkan, melalui seleksi ini, Kejaksaan dapat memperoleh sumber daya manusia berkualitas untuk memperkuat kinerja dan pelayanan di berbagai sektor pemerintahan.

Pewarta : aMg

Editing : Adi Saputra