TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan inisiatif Presiden RI Prabowo Subianto mulai terealisasi di Kota Bengkulu. Sebanyak 27 sekolah di kota ini telah menerima manfaat dari program tersebut. Penjabat Wali Kota Bengkulu, Arif Gunadi, bersama Forkopimda Kota Bengkulu, Koordinator MBG Provinsi Gloria, dan beberapa kepala OPD Kota Bengkulu, meninjau langsung pelaksanaan MBG di SMPN 6 dan SDN 73 Kota Bengkulu.
Dalam kunjungannya, Arif menyampaikan apresiasi kepada Presiden atas program yang memberikan makanan bergizi gratis bagi siswa di seluruh Kota Bengkulu. Ia berharap program ini terus berlanjut dan Pemkot Bengkulu bersama Forkopimda siap mendukung penuh untuk meningkatkan gizi serta kualitas sumber daya manusia, khususnya anak-anak di Kota Bengkulu.
“Hari ini Kota Bengkulu mulai melaksanakan Program MBG di dua lokasi dapur, yakni di kawasan Kompi dan Yayasan Mahira. Kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden atas program ini,” ujar Arif. Ia juga menjelaskan bahwa pemberian makan siang akan diatur secara bertahap sesuai dengan kapasitas dapur, di mana satu dapur mampu menyediakan makanan untuk 3.000 siswa.
Program MBG di Kota Bengkulu akan berlangsung selama lima tahun ke depan, dilaksanakan lima hari dalam seminggu, Senin hingga Jumat, dengan makanan disajikan pukul 11.00 saat istirahat kedua. Tujuan utamanya adalah meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan siswa melalui pemenuhan gizi harian.
Koordinator MBG Provinsi Bengkulu, Gloria, memastikan bahwa standar makanan yang diberikan kepada siswa telah diatur oleh ahli gizi dan didanai melalui APBN. Selain itu, program ini mendukung visi Indonesia Emas 2045 dengan memperkuat pembangunan sumber daya manusia.
MBG bertujuan mengatasi gizi buruk dan stunting, mendukung tumbuh kembang anak, serta meningkatkan kesehatan ibu hamil dan menyusui. Selain itu, program ini diharapkan mampu meningkatkan prestasi belajar siswa dengan menyediakan asupan bergizi yang mendukung konsentrasi dan partisipasi aktif di sekolah.
Tak hanya berdampak pada sektor pendidikan dan kesehatan, MBG juga dirancang untuk menggerakkan perekonomian lokal. Pelibatan UMKM, petani, dan nelayan dalam rantai pasok diharapkan memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat secara luas. Dengan manfaat strategis di bidang ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan ketahanan pangan, Program MBG diharapkan membawa perubahan signifikan bagi masyarakat Kota Bengkulu dan menjadi salah satu langkah penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Pewarta : Amg
Editing : Asi Saputra