TEROPONGPUBLIK.CO.ID – Sebanyak 393 jamaah haji asal Provinsi Bengkulu yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 1 dipastikan siap diberangkatkan menuju Tanah Suci pada musim haji tahun 2026. Seluruh calon jamaah dilaporkan dalam kondisi sehat dan telah mengikuti rangkaian persiapan secara menyeluruh.
Pelepasan jamaah berlangsung dengan penuh khidmat, dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Pemerintah daerah pun memberikan pesan khusus kepada para jamaah agar menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah haji.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, menegaskan pentingnya menjaga kondisi fisik sekaligus nama baik daerah selama berada di Arab Saudi.
“Para jamaah diharapkan selalu menjaga kesehatan dan menunjukkan sikap yang mencerminkan citra positif Provinsi Bengkulu selama menjalankan ibadah di Tanah Suci,” ujarnya saat memberikan sambutan.
Persiapan Matang dan Layanan Ramah Jamaah
Pelaksanaan ibadah haji tahun ini memiliki pendekatan berbeda, dengan fokus pada pelayanan yang lebih inklusif. Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah mengusung konsep haji ramah lansia, penyandang disabilitas, serta perempuan.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Bengkulu, H. Intihan, memastikan seluruh tahapan persiapan telah berjalan optimal. Ia menyebutkan bahwa kondisi jamaah secara umum sangat baik dan siap diberangkatkan sesuai jadwal.
“Seluruh jamaah dalam keadaan sehat dan telah melalui pemeriksaan kesehatan secara ketat. Kami juga memberikan perhatian khusus bagi jamaah lansia dan kelompok rentan agar dapat beribadah dengan nyaman,” jelasnya.
Menurut data resmi, dari total 393 jamaah, sebanyak 367 orang berasal dari Kota Bengkulu dan 20 orang dari Kabupaten Kepahiang. Rombongan ini turut didampingi oleh satu orang pembimbing ibadah serta lima petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH).
Komposisi Jamaah dan Data Usia
Dari sisi komposisi, jamaah perempuan mendominasi dengan jumlah 222 orang, sementara jamaah laki-laki sebanyak 171 orang. Hal ini menunjukkan tingginya partisipasi perempuan dalam pelaksanaan ibadah haji tahun ini.
Menariknya, rentang usia jamaah cukup beragam. Jamaah tertua tercatat berusia 81 tahun atas nama Paidi yang berasal dari Kabupaten Kepahiang. Sementara itu, jamaah termuda adalah M. Aziz Rizki yang berusia 22 tahun dari Kota Bengkulu.
Perbedaan usia ini menjadi perhatian khusus bagi penyelenggara, terutama dalam memastikan pelayanan kesehatan dan mobilitas selama di Tanah Suci berjalan lancar.
Jadwal Keberangkatan dan Rute Perjalanan
Rombongan Kloter 1 Bengkulu dijadwalkan berangkat melalui Bandara Fatmawati Soekarno menuju Bandara Internasional Minangkabau di Sumatera Barat. Keberangkatan dilakukan dalam dua penerbangan berbeda menggunakan maskapai Lion Air.
Penerbangan pertama dijadwalkan pada pukul 22.45 WIB dengan jumlah 197 jamaah, sementara penerbangan kedua berangkat pukul 23.10 WIB membawa 196 jamaah.
Setelah tiba di Padang, para jamaah akan melanjutkan perjalanan menuju Madinah pada Sabtu, 25 April 2026 pukul 05.20 WIB menggunakan pesawat Garuda Indonesia.
Dukungan Pemerintah dan Harapan Keberkahan
Acara pelepasan jamaah turut dihadiri oleh Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono serta sejumlah pejabat lainnya. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan moral bagi para jamaah yang akan menjalankan rukun Islam kelima.
Pemerintah berharap seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar, khusyuk, dan kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.
Selain itu, tema pelayanan inklusif yang diusung tahun ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji, terutama bagi kelompok rentan.
Dengan persiapan yang matang dan dukungan penuh dari berbagai pihak, keberangkatan 393 jamaah haji Bengkulu Kloter 1 menjadi awal yang baik bagi pelaksanaan ibadah haji tahun 2026.
Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra