Skip to main content

Belungguk Point Bengkulu Makin Semarak, 190 UMKM Ramaikan Pasar Ramadan

Belungguk Point Bengkulu Makin Semarak, 190 UMKM Ramaikan Pasar Ramadan

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Semarak Ramadan mulai terasa di sepanjang Jalan S. Parman, Kota Bengkulu. Menjelang waktu berbuka, kawasan yang dikenal sebagai Belungguk Point berubah menjadi pusat keramaian baru. Deretan lapak takjil, aroma makanan khas berbuka, hingga lantunan musik dari panggung hiburan menyatu menciptakan suasana khas bulan suci yang dinanti masyarakat.

Jika pada hari biasa aktivitas di sentra UMKM tersebut dimulai menjelang sore, kini suasananya sudah hidup sejak pukul 15.00 WIB. Kebijakan ini diberlakukan khusus selama Ramadan agar masyarakat memiliki waktu lebih panjang untuk menikmati momen ngabuburit bersama keluarga maupun sahabat.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Kota Bengkulu, Nelawati, menjelaskan bahwa penyesuaian jam operasional dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap geliat ekonomi pelaku usaha kecil. Dengan dimulainya aktivitas lebih awal, pengunjung dapat datang sejak sore hari, memilih menu berbuka, sekaligus menikmati hiburan yang telah disiapkan.

Menurutnya, langkah tersebut juga memberi kesempatan lebih luas bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan omzet selama Ramadan. “Kami ingin kawasan ini benar-benar menjadi ruang interaksi masyarakat. Warga bisa datang lebih cepat, memilih takjil, bersantai, hingga menikmati suasana sampai waktu operasional berakhir,” ujarnya, Kamis (19/2/2026).

Belungguk Point tahun ini tampil dengan daya tarik yang semakin kuat. Selain keberadaan pasar Ramadan yang rutin digelar di sisi kiri kantor dinas, jumlah pedagang yang terlibat juga meningkat signifikan. Tercatat sebanyak 30 pelaku UMKM baru ikut meramaikan kawasan ini. Dengan tambahan tersebut, total pedagang yang berjualan mencapai sekitar 190 orang.

Pertambahan jumlah pelaku usaha ini menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk memanfaatkan momentum Ramadan sebagai peluang usaha. Beragam jenis kuliner ditawarkan, mulai dari aneka gorengan, minuman segar, kue tradisional, hingga hidangan berat untuk berbuka puasa. Tak hanya itu, beberapa pelaku usaha juga menjajakan produk fesyen muslim, aksesoris, serta kerajinan tangan.

Tidak berhenti pada sajian kuliner, Belungguk Point juga menghadirkan hiburan sebagai pelengkap suasana. Setiap hari, setelah salat Ashar, panggung seni mulai diramaikan dengan berbagai penampilan. Mulai dari musik religi, pertunjukan akustik, hingga penampilan komunitas seni lokal. Konsep ini dirancang agar pengunjung tidak sekadar berbelanja, tetapi juga merasakan pengalaman wisata Ramadan yang menyenangkan di tengah kota.

Kehadiran hiburan tersebut disambut positif oleh warga. Banyak pengunjung yang datang lebih awal untuk mendapatkan tempat duduk terbaik sambil menunggu waktu berbuka. Anak-anak, remaja, hingga orang tua tampak menikmati suasana kebersamaan yang jarang ditemui di hari biasa.

Selain Belungguk Point, Diskop UKM Kota Bengkulu juga mencatat sejumlah lokasi lain yang menjadi pusat aktivitas pasar Ramadan. Empat titik yang telah terdata secara resmi yakni Berendo Kota Bengkulu, Pojok Durian, Pasar Kampung Baru Koto, serta Kampung Bali. Keempat lokasi tersebut turut menjadi sentra perputaran ekonomi masyarakat selama bulan puasa.

Nelawati menegaskan pentingnya pendataan dan koordinasi dengan pihak kelurahan di berbagai wilayah. Hal ini bertujuan agar seluruh titik keramaian pasar Ramadan dapat terpantau dengan baik. Dengan pendataan yang jelas, pemerintah dapat memastikan aktivitas ekonomi berjalan tertib, tidak mengganggu ketertiban umum, serta tetap memperhatikan aspek kebersihan dan keamanan.

Ia berharap, Ramadan tahun ini mampu menjadi momentum kebangkitan ekonomi kerakyatan di Kota Bengkulu. Melalui pengelolaan yang terstruktur dan dukungan pemerintah, para pelaku UMKM diharapkan memperoleh dampak positif yang signifikan terhadap peningkatan pendapatan.

Di sisi lain, masyarakat pun mendapatkan ruang publik yang nyaman untuk mengisi waktu sore menjelang berbuka. Perpaduan antara kuliner, hiburan, dan kebersamaan menjadikan Belungguk Point bukan sekadar lokasi berjualan, tetapi juga destinasi favorit selama Ramadan.

Dengan suasana yang semakin semarak, kawasan ini diprediksi akan terus dipadati pengunjung hingga menjelang Idulfitri. Ramadan di Kota Bengkulu pun terasa lebih hidup, hangat, dan penuh warna melalui geliat ekonomi serta kebersamaan yang tercipta di setiap sudut pasar Ramadan.

Perwarta : Amg

Editing : Adi Saputra