TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Pemerintah Provinsi Bengkulu menaruh harapan besar kepada generasi muda, khususnya organisasi mahasiswa, dalam mempercepat pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikan Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Khairil Anwar, saat menghadiri pelantikan pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Korps HMI-Wati (KOHATI) Cabang Bengkulu periode 2026–2027.
Dalam sambutannya, Khairil menegaskan bahwa HMI merupakan salah satu organisasi kepemudaan tertua di Indonesia yang telah terbukti konsisten dalam memberikan kontribusi nyata bagi bangsa. Ia menyebut, kiprah HMI tidak hanya terbatas pada lingkup akademik, tetapi juga telah melahirkan banyak tokoh nasional yang berperan dalam berbagai sektor strategis.
Menurutnya, keberadaan HMI di Bengkulu diharapkan mampu terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, terutama dalam menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks. Ia juga mendorong agar para kader HMI mampu menjadi agen perubahan yang aktif dan solutif di tengah masyarakat.
“HMI diharapkan terus menjadi mitra strategis pemerintah provinsi dalam mendorong kemajuan daerah,” ujar Khairil dalam kegiatan tersebut.
Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga stabilitas sosial sekaligus mempercepat pembangunan. Para kader HMI dan KOHATI diminta tidak hanya fokus pada pengembangan organisasi, tetapi juga turut ambil bagian dalam berbagai program pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Besar HMI, Bagas Kurniawan, dalam arahannya menekankan bahwa HMI merupakan organisasi yang berlandaskan nilai-nilai keislaman dengan tauhid sebagai fondasi utama. Nilai tersebut, kata dia, menjadi pedoman dalam setiap gerakan dan aktivitas kader HMI di seluruh Indonesia.
Bagas juga menyampaikan bahwa HMI memiliki peran penting sebagai wadah pembentukan karakter dan kepemimpinan generasi muda. Ia menyebut organisasi ini sebagai “laboratorium kaderisasi” yang telah melahirkan banyak pemimpin sipil yang berintegritas dan berdaya saing tinggi.
“HMI bukan sekadar organisasi, tetapi tempat menempa diri untuk menjadi pemimpin masa depan yang berlandaskan nilai keislaman dan kebangsaan,” ungkapnya.
Dalam momentum pelantikan tersebut, M. Bintang resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum HMI Cabang Bengkulu periode 2026–2027. Sementara itu, posisi Ketua Umum KOHATI Cabang Bengkulu diamanahkan kepada Mardhatillah.
Kepengurusan baru ini diharapkan mampu membawa semangat baru dalam menjalankan roda organisasi, sekaligus memperkuat peran HMI dan KOHATI sebagai organisasi kader yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Dengan tantangan global yang semakin dinamis, kader HMI dan KOHATI dituntut untuk memiliki kapasitas intelektual, integritas moral, serta kepekaan sosial yang tinggi. Hal ini penting agar mereka dapat berkontribusi secara nyata dalam pembangunan daerah, khususnya di Provinsi Bengkulu.
Selain itu, kolaborasi antara organisasi mahasiswa dan pemerintah dinilai menjadi kunci dalam menciptakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Pemerintah Provinsi Bengkulu pun membuka ruang seluas-luasnya bagi organisasi kepemudaan untuk terlibat aktif dalam berbagai program strategis.
Pelantikan ini tidak hanya menjadi seremoni pergantian kepengurusan, tetapi juga momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun daerah. Dengan semangat kolaborasi dan nilai-nilai kebangsaan, HMI dan KOHATI Cabang Bengkulu diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam mencetak generasi unggul.
Ke depan, organisasi ini diharapkan terus melahirkan kader-kader berkualitas yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap persoalan sosial dan pembangunan. Dengan demikian, kontribusi nyata HMI dan KOHATI dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra