Skip to main content

Destita Terpilih Pimpin Kwarda Pramuka Bengkulu, Musda Berlangsung Mufakat

Destita ditetapkan sebagai Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Provinsi Bengkulu melalui musyawarah mufakat dalam Musda yang berlangsung di Aula BPSDM Bengkulu, Rabu (28/10/2026).

T E R O P O N G P U B L I K . C O . I D <<<>>>  Musyawarah Daerah (Musda) Gerakan Pramuka Provinsi Bengkulu menghasilkan keputusan penting bagi keberlanjutan organisasi. Destita resmi ditetapkan sebagai Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Provinsi Bengkulu untuk periode kepengurusan berikutnya melalui mekanisme musyawarah mufakat.

Penetapan tersebut berlangsung dalam Musda yang digelar di Aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Bengkulu, Rabu (28/10/2026). Kesepakatan bersama dalam forum tersebut menjadi modal penting untuk memperkuat persatuan organisasi sekaligus memastikan program pembinaan generasi muda tetap berjalan secara berkesinambungan.

Terpilihnya Destita diharapkan membawa semangat baru bagi Gerakan Pramuka Bengkulu. Selain menjaga program yang telah dirintis sebelumnya, kepemimpinan baru juga diharapkan mampu menghadirkan terobosan yang relevan dengan kebutuhan generasi muda di tengah perkembangan zaman.

Ketua Harian Kwarda Gerakan Pramuka Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, yang juga menjabat Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, menegaskan bahwa Musda memiliki peran lebih luas daripada sekadar menentukan pemimpin organisasi.

Menurutnya, forum tersebut menjadi kesempatan untuk mengevaluasi pelaksanaan program, memperkuat koordinasi antarpengurus, serta merumuskan langkah strategis bagi perkembangan Gerakan Pramuka di Bengkulu.

Ia berharap keputusan yang dicapai melalui kesepakatan bersama dapat menjadi dasar untuk membangun organisasi yang semakin kompak dan mampu menjalankan tugas pembinaan secara optimal.

Khairil juga berharap Destita dapat melanjutkan berbagai program yang telah memberikan manfaat sekaligus mendorong lahirnya inovasi baru. Dengan demikian, kegiatan kepramukaan tidak hanya berjalan sebagai rutinitas organisasi, tetapi juga semakin berkontribusi terhadap pembentukan karakter dan pengembangan potensi generasi muda.

Soliditas kepengurusan, menurutnya, menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan setiap program dapat dilaksanakan secara terarah hingga ke berbagai wilayah di Provinsi Bengkulu.

Dalam kesempatan tersebut, Destita menyampaikan penghargaan kepada Hamka Sabri beserta seluruh jajaran pengurus Kwarda Gerakan Pramuka Provinsi Bengkulu periode sebelumnya. Ia menilai dedikasi dan kerja keras kepengurusan terdahulu telah memberikan landasan penting bagi keberlanjutan organisasi.

Berbagai program dan capaian yang telah dihasilkan menjadi modal yang perlu dijaga, dievaluasi, dan dikembangkan agar Gerakan Pramuka Bengkulu dapat terus mengalami kemajuan.

Destita juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta Musda yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin Kwarda Gerakan Pramuka Provinsi Bengkulu.

Ia menegaskan bahwa amanah tersebut bukan sekadar tanggung jawab jabatan, melainkan komitmen untuk bekerja bersama seluruh unsur organisasi demi meningkatkan kualitas pembinaan anggota Pramuka.

Ke depan, Destita bertekad meneruskan program-program positif yang sudah berjalan sekaligus mendorong peningkatan mutu kegiatan kepramukaan di seluruh wilayah Bengkulu.

Baginya, keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh kepemimpinan, tetapi juga oleh partisipasi anggota, kekompakan pengurus, serta dukungan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap pembangunan karakter generasi muda.

Karena itu, kolaborasi antara jajaran Kwarda, kwartir cabang, pembina, dan anggota Pramuka menjadi unsur penting untuk memperluas manfaat kegiatan kepramukaan di tengah masyarakat.

Musda Gerakan Pramuka Provinsi Bengkulu turut dihadiri Wakil Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Mayjen TNI (Purn.) Widagdo Hendro Sukoco.

Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan apresiasi terhadap berbagai upaya dan capaian Gerakan Pramuka Bengkulu, baik pada tingkat daerah maupun nasional.

Apresiasi tersebut diharapkan menjadi dorongan bagi kepengurusan baru untuk mempertahankan prestasi yang telah diraih sekaligus meningkatkan kualitas pengelolaan organisasi.

Tantangan pembinaan generasi muda yang terus berkembang menuntut Gerakan Pramuka untuk mampu menyesuaikan metode kegiatan dengan kebutuhan zaman. Penguatan tata kelola, kreativitas program, serta peningkatan kualitas pembina menjadi sejumlah aspek penting dalam mendukung keberhasilan tersebut.

Pramuka juga memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai kedisiplinan, kemandirian, gotong royong, tanggung jawab, dan semangat kebangsaan kepada generasi penerus.

Nilai-nilai itu diharapkan tidak berhenti pada kegiatan latihan atau pertemuan organisasi, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk melalui kepedulian sosial dan keterlibatan anggota dalam kegiatan kemasyarakatan.

Dengan terpilihnya Destita, Gerakan Pramuka Provinsi Bengkulu diharapkan semakin solid dan mampu mengembangkan program yang adaptif serta inovatif. Kesinambungan kepemimpinan menjadi kesempatan untuk memperkuat fondasi organisasi sekaligus memperluas jangkauan pembinaan generasi muda.

Keberhasilan program kepramukaan membutuhkan dukungan bersama dari pengurus, pembina, anggota, pemerintah, dan masyarakat. Sinergi tersebut diperlukan agar Gerakan Pramuka tetap menjadi ruang pembelajaran yang membentuk generasi muda berkarakter, berintegritas, mandiri, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya.

Melalui semangat musyawarah mufakat yang mewarnai pelaksanaan Musda, kepengurusan baru diharapkan mampu menerjemahkan kepercayaan yang diberikan menjadi kerja nyata.

Dengan demikian, Gerakan Pramuka Bengkulu dapat terus berkontribusi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas serta melahirkan generasi penerus yang siap menghadapi tantangan masa depan daerah dan bangsa.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra