Skip to main content

DP3AP2KB Bengkulu Tengah Gelar Diskusi Partisipatif, Perkuat Tata Kelola Pengalokasian Program Pemberdayaan

Kepala DP3AP2KB Kabupaten Bengkulu Tengah , Gunawan Suryadi, bersama peserta mengikuti diskusi partisipatif dalam rangka memperkuat koordinasi dan tata kelola pengalokasian program pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, pengendalian penduduk, dan keluarga berencana.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>   Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Bengkulu menggelar diskusi partisipatif sebagai langkah memperkuat koordinasi dan meningkatkan kualitas tata kelola pengalokasian program di bidang pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, pengendalian penduduk, serta keluarga berencana.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam membangun sistem pengelolaan program yang lebih terarah, transparan, dan melibatkan berbagai unsur terkait. Melalui forum diskusi, para peserta diharapkan dapat memberikan masukan, menyampaikan pandangan, serta mengidentifikasi berbagai kebutuhan yang perlu menjadi perhatian dalam pelaksanaan program pembangunan.

Kepala DP3AP2KB Kabupaten Bengkulu Tengah , Gunawan Suryadi, menjadi salah satu pihak yang mendorong pentingnya pendekatan partisipatif dalam membangun tata kelola organisasi dan program. Menurutnya, penguatan sistem tidak cukup hanya dilakukan melalui kebijakan administratif, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif para pemangku kepentingan.

Diskusi partisipatif tersebut diharapkan menjadi ruang komunikasi untuk menyamakan persepsi mengenai mekanisme pengelolaan dan pengalokasian program. Dengan adanya komunikasi yang terbuka, setiap kebijakan dapat disusun berdasarkan kebutuhan serta kondisi yang dihadapi di lapangan.

Dalam penyelenggaraan program pemerintahan, tata kelola yang baik merupakan salah satu faktor penting untuk memastikan setiap kegiatan berjalan sesuai sasaran. Perencanaan yang matang, pembagian peran yang jelas, serta pengawasan yang berkelanjutan menjadi unsur yang perlu diperhatikan.

DP3AP2KB memiliki tanggung jawab strategis dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia, khususnya melalui peningkatan kualitas hidup perempuan, pemenuhan hak anak, pengendalian pertumbuhan penduduk, dan penguatan ketahanan keluarga.

Berbagai bidang tersebut saling berkaitan dan membutuhkan penanganan yang terintegrasi. Karena itu, diperlukan sistem koordinasi yang mampu menghubungkan perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program secara berkesinambungan.

Melalui diskusi bersama, berbagai persoalan yang berpotensi menghambat pelaksanaan kegiatan dapat dibahas lebih awal. Forum ini juga dapat menjadi sarana untuk merumuskan langkah perbaikan berdasarkan masukan dari pihak-pihak yang memahami kebutuhan masyarakat.

Selain memperkuat koordinasi, pendekatan partisipatif juga diharapkan mampu menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama terhadap keberhasilan program. Keterlibatan peserta dalam proses pembahasan menjadi bagian penting agar kebijakan yang dihasilkan tidak hanya bersifat formalitas, tetapi dapat diterapkan secara nyata.

Dalam konteks pemberdayaan perempuan, misalnya, program pemerintah perlu diarahkan untuk membuka kesempatan yang lebih luas bagi perempuan dalam berbagai sektor kehidupan. Sementara itu, perlindungan anak membutuhkan perhatian menyeluruh, mulai dari pemenuhan hak dasar, pencegahan kekerasan, hingga terciptanya lingkungan yang aman dan ramah anak.

Demikian pula bidang pengendalian penduduk dan keluarga berencana yang membutuhkan pengelolaan program secara konsisten. Edukasi, pelayanan, serta peningkatan kesadaran masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung terbentuknya keluarga yang berkualitas.

Gunawan Suryadi melalui DP3AP2KB diharapkan terus mendorong penguatan tata kelola kelembagaan agar setiap program memiliki arah pelaksanaan yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Diskusi partisipatif ini menjadi salah satu langkah untuk membangun pola kerja yang lebih terbuka, kolaboratif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Ke depan, penguatan koordinasi dan perencanaan diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelaksanaan program DP3AP2KB. Dengan sistem pengelolaan yang semakin baik, berbagai agenda pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, pengendalian penduduk, dan keluarga berencana dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Komitmen tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan pembangunan daerah yang inklusif, berkeadilan, serta berorientasi pada peningkatan kualitas keluarga dan kesejahteraan masyarakat.(adv).

Pewarta : Rizon

Editing : Adi Saputra