Skip to main content

FGD BPS Kota Bengkulu Percepat Rilis Publikasi 2024: Kolaborasi Stakeholder untuk Pembangunan Berkualitas

Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bengkulu di Pawon Kampoeng dan Coffee Corner pada Selasa (6/2)(ft : Herdianson teropongpublik.co.id )

TEROPONGPUBLIK.CO.ID >><< Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bengkulu di Pawon Kampoeng dan Coffee Corner pada Selasa (6/2) berhasil menjadi langkah percepatan rilis publikasi Kota Bengkulu Dalam Angka 2024. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan 16 organisasi perangkat daerah, instansi vertikal, perwakilan BUMN, serta jajaran BPS Kota Bengkulu.

Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bengkulu, Eka Rika Rino, membuka FGD ini dengan mengapresiasi peran BPS Kota Bengkulu dan seluruh stakeholder yang terlibat dalam penyusunan publikasi Kota Bengkulu Dalam Angka 2024. Menurut Eka, data statistik memegang peranan penting dalam mengukur keberhasilan pembangunan daerah. Keberhasilan suatu pembangunan dapat dilihat dari kondisi data statistik, yang menjadi acuan dalam pengambilan kebijakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kerjasama dan sinergitas yang baik antara BPS dengan pemerintah daerah menjadi kunci keberhasilan dalam mencapai tujuan pembangunan," ujar Eka.

Pada kesempatan yang sama, Eka juga mengungkapkan bahwa Kota Bengkulu telah memiliki turunan dari Perpres No. 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia, yaitu Perwal Nomor 19 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Satu Data Indonesia Kota Bengkulu. Peraturan ini menetapkan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bengkulu sebagai Walidata, BPS Kota Bengkulu sebagai Pembina Data, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai produsen data.

"Kolaborasi antara semua pihak ini mendukung percepatan rilis Publikasi Kota Bengkulu Dalam Angka 2024, yang sangat dinantikan oleh berbagai pihak," tambah Eka.

Kepala BPS Kota Bengkulu, Marwansyah, menambahkan bahwa FGD ini dilakukan lebih awal tahun ini karena publikasi akan rilis serentak di seluruh Indonesia pada 28 Februari mendatang. Marwansyah juga menekankan pentingnya data berkualitas, yang dapat diperoleh melalui proses penentuan kebutuhan data prioritas, integrasi, dan melalui forum satu data.

"BPS, bersama Pemerintah Daerah dan seluruh stakeholder, terus berkolaborasi untuk mewujudkan penyelenggaraan Satu Data Indonesia di Kota Bengkulu," ungkap Marwansyah.

FGD ini menjadi forum untuk merumuskan langkah-langkah strategis dalam penyusunan publikasi Kota Bengkulu Dalam Angka 2024, Pembinaan Statistik Sektoral, dan Sosialisasi Hasil Sensus Pertanian 2023. Dengan kolaborasi yang kuat antara BPS dan berbagai pihak terkait, diharapkan rilis publikasi dapat memberikan kontribusi positif terhadap pengambilan kebijakan dan pembangunan di Kota Bengkulu.

Pewarta : Herdiansin

Editing : Ad Saputra