Skip to main content

Gubernur Rohidin Dorong Transparansi Penyaluran Zakat Melalui BAZNAS Bengkulu

Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, mendorong Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Bengkulu untuk meningkatkan transparansi dalam penyaluran zakat kepada mustahik. Dalam acara Pendistribusian Zakat di Kantor BAZNAS Provinsi Bengkulu pada Kamis (28/12)(ft : Herdianson teropongpublik.co.id )

TEROPONGPUBLIK.CO.ID >><< Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, mendorong Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Bengkulu untuk meningkatkan transparansi dalam penyaluran zakat kepada mustahik. Dalam acara Pendistribusian Zakat di Kantor BAZNAS Provinsi Bengkulu pada Kamis (28/12), Gubernur Rohidin menegaskan pentingnya laporan terperinci terkait penyaluran zakat.

"Saya minta betul laporannya, secara jelas. Penggunaannya disampaikan disalurkan ke bantuan duafa berapa, untuk kesehatan, pendidikan berapa, termasuk kalau ada warga kesehatan, meskipun sudah punya BPJS kadang-kadang tadi untuk berangkat ke luar kota gak punya anggaran, sampaikan ke BAZNAS," ujar Gubernur Rohidin.

Langkah tersebut diambil untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap penyaluran zakat. Dengan adanya laporan terperinci, diharapkan kesadaran masyarakat untuk menyalurkan zakat melalui BAZNAS semakin meningkat.

Rohidin juga mengapresiasi kinerja BAZNAS Provinsi Bengkulu yang telah mampu menampung dan menyalurkan zakat dengan capaian mendekati Rp 10 miliar pada tahun 2023. Capaian tersebut menunjukkan peningkatan kinerja BAZNAS sebagai wadah penyaluran zakat masyarakat Bengkulu.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu, Fajrul Hamidi, mengungkapkan bahwa selama satu tahun terakhir, sudah ada 5.708 penerima zakat di Provinsi Bengkulu, dengan estimasi dana yang tersalurkan sebesar Rp 7,9 miliar dari total dana Rp 9,3 miliar.

"Kegiatan kita yang pertama, penyaluran bulan dana yang terakhir 2023. Juga launching program baru, Jaga Usaha Mikro, bantuan BAZNAS untuk 200 orang. Serta pendistribusian zakat/bantuan rutin dhuafa untuk 300 orang," jelas Fajrul.

Dengan transparansi yang diinginkan oleh Gubernur Rohidin, diharapkan program-program baru seperti Jaga Usaha Mikro dan bantuan rutin dhuafa dapat lebih terfokus dan memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat Provinsi Bengkulu.

Pewarta : Herdianson

Editing : Adi Saputra